Pikiran Rakyat
USD Jual 14.006,00 Beli 14.104,00 | Sedikit awan, 18.6 ° C

Tumpahan Minyak Chevron tidak Mengganggu Satwa Liar

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi pengeboran di ladang minyak.*/REUTERS
FOTO ilustrasi pengeboran di ladang minyak.*/REUTERS

CALIFORNIA, (PR).- Pihak berwenang di negara bagian California mulai membersihkan tumpahan minyak besar-besaran pada hari Jumat 12 Juli 2019. Tumpahan sebanyak hampir 800.000 galon minyak dan air ke ngarai California, lebih besar dibandingkan dua tumpahan minyak utama terakhir di negara bagian itu, demikian dilaporkan AP yang dilansir VOA.

Tumpahan yang baru terungkap itu telah mengalir sejak Mei dan berhenti, kata juru bicara Chevron, Veronica Flores-Paniagua. Dia dan pejabat California mengatakan bahwa tumpahan minyak itu tidak berada di dekat saluran air dan tidak mempengaruhi kehidupan satwa liar secara signifikan. Aliran terakhir tumpahan minyak itu berhenti hari Selasa lalu 9 Juli 2019.

Chevron melaporkan, 794.000 galon (sekitar 3 juta liter) minyak dan air telah bocor keluar dari tanah di mana para pekerja menggunakan injeksi uap untuk mengebor minyak di ladang minyak Cymric yang besar, sekitar 56 kilometer sebelah barat kota Bakersfield.

Injeksi uap melunakkan minyak mentah yang tebal sehingga dapat mengalir lebih mudah dan merupakan proses yang berbeda dari fracking, yaitu proses dengan memecah lapisan batuan bawah tanah.

Negara bagian California telah mengeluarkan surat pelanggaran kepada Chevron yang menyuruhnya untuk menghentikan injeksi uap di sekitar tumpahan itu.

Perusahaan juga meningkatkan produksi minyak dari sumur-sumur di daerah tersebut. Kedua langkah itu dimaksudkan untuk mengurangi tekanan bawah tanah yang mungkin memaksa campuran minyak dan air keluar ke permukaan.

Chevron akan membayar biaya pembersihan itu, meskipun negara bagian akan mengawasi prosesnya, kata Steve Gonzalez, juru bicara kantor pemerintah negara bagian California yang menangani pencegahan dan pembersihan tumpahan minyak.***

Bagikan: