Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Sebagian berawan, 21 ° C

Ulang Tahun ke-160 Big Ben Dirayakan Tanpa Suara

Huminca Sinaga
MENARA jam Big Ben yang sedang dalam proses renovasi di London.*/REUTERS
MENARA jam Big Ben yang sedang dalam proses renovasi di London.*/REUTERS

LONDON, (PR).- Parlemen Inggris, Kamis, 11 Juli 2019 waktu setempat, merayakan 160 tahun lonceng Big Ben berdentang. Namun, dalam perayaan kali ini tidak terdengar bunyi dentang yang khas, karena proses perbaikan menara jam itu masih berlangsung.

Proses restorasi tersebut menjadikan Menara Elizabeth yang paling banyak difoto itu, ditutupi sejumlah perancah. Keempat jarum jam dilapisi ulang, besi-besi dicat ulang, dan ukiran batu dibersihkan dan diperbaiki di menara dengan tinggi 96 meter tersebut.

Seperti dilaporkan Channel News Asia (CNA), restorasi kali ini adalah program perbaikan paling menyeluruh dan termahal yang pernah dilakukan untuk menara tersebut.  Termasuk melepas seluruh atap yang terbuat dari 3.433 lempengan besi cor dan kemudian memperbaikinya.

Mesin jam di era Viktoria ini telah dilepas untuk memastikan tidak ada debu dan kotoran yang bisa merusaknya selama masa perbaikan. Sebagai penggantinya, untuk sementara digunakan mesin pemutar elektrik yang dipasang untuk menggerakan jarum jam yang panjangnya sampai 4,2 meter.

“Ini adalah program restorasi yang rumit, yang melibatkan ratusan ahli dari penjuru negeri yang bekerja di berbagai elemen dari proyek ini. Kami telah mencapai tahap ini dengan banyak kompenen utama berhasil dipulihkan dan siap dipasang kembali,” tutur kepala pemimpin proyek Charlotte Claughton.

Para mekanik khusus mengenakan rompi dan topi pelindung, yang bekerja ditemani pemandangan gedung pencakar langit London. Mereka sudah menyelesaikan lempengan jam di utara. Lempengan jam itu sekarang dilengkapi dengan 324 buah kaca tiup yang dipasang pada rangkanya. 
 

Kapsul waktu


Sementara itu, saat sedang melaksanakan perbaikan, para pekerja juga menemukan kapsul waktu yang disembunyikan di atap menara oleh tim yang melakukan perbaikan kerusakan akibat bom pada 1950-an.

Otoritas parlemen Inggris mengatakan bahwa kapsul waktu itu memuat nama para pekerja yang terlibat dalam proyek itu, koin tua, salinan sebuah koran dan surat, yang merujuk pada kapsul waktu yang ditinggalkan saat proyek renovasi pada 1920an.

“Penemuan kapsul waktu ini merupakan momen yang luar biasa, yang memberikan sensasi sejarah dan menyuguhkan koneksi batin dengan pekerja yang merawat ikon indah ini sebelum kami,” kata arsitek utama proyek tersebut, Adam Watrobski.

Tim pekerja telah menaruh kembali kapsul waktu yang baru di atas menara, yang berisi daftar nama orang-orang yang bekerja dalam proses perbaikan, surat dari anak-anak sekolah, dan agenda parlemen untuk hari tersebut.

Istana Westminster di pinggiran Sungai Thames adalah kantor parlemen Inggris. Big Ben adalah situs warisan dunia dan tempat tujuan wisata utama. 
 
Renovasi seluruh gedung yang akan memakan biaya 4 miliar poundsterling  (sekitar Rp 70 triliun). Restorasi itu akan dimulai ada pertengahan tahun 2020. Selama renovasi, para anggota parlemen akan di pindahkan ke bangunan terdekat.***

Bagikan: