Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 20.5 ° C

Perusahaan Konstruksi Indonesia Berpeluang Bangun Suriah

Huminca Sinaga

DELEGASI  Indonesia yang dipimpin oleh vice President IJBC, Bakti Santoso Luddin, perwakilan Kemlu Dubes Nahari Agustini, dan PF Ekonomi KBRI Amman, Rizaldy Ishak berbincang dengan PM Yordania Omar Razzaz di sela-sela acara pameran.*/KBRI AMMAN
DELEGASI Indonesia yang dipimpin oleh vice President IJBC, Bakti Santoso Luddin, perwakilan Kemlu Dubes Nahari Agustini, dan PF Ekonomi KBRI Amman, Rizaldy Ishak berbincang dengan PM Yordania Omar Razzaz di sela-sela acara pameran.*/KBRI AMMAN

AMMAN, (PR).- KBRI Amman bersama Kementerian Luar Negeri RI, Indonesia Jordan Business Council (IJBC) serta perwakilan dari perusahaan kontruksi PT. Wijaya Karya (WIKA), PT. Pembangunan Perumahan (PP) Urban dan Ikatan Konsultan Indonesia (INKINDO) serta Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengikuti gelaran The 13th International Exhibition for Build, Construction and Engineering yang digagas oleh Jordanian Construction Contractors Association (JCCA).

Melansir siaran pers KBRI Amman yang diterima PR Online via surel, Kamis, pameran yang menghadirkan peluang pembangunan di Yordania, Irak, Mesir dan negara lainnya dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri Yordania, Omar Al Razzaz. Pameran berlangsung pada 24- 27 Juni 2019 di Amman International Motors Show.

Eng. Ahmad al Yacoub, Presiden JCCA dalam beberapa kesempatan menyatakan bahwa Yordania memiliki daftar proyek pembangunan di Irak dan Suriah yang dapat dimanfaatkan kontraktor konstruksi untuk turut serta pada program “Rebuilding Syria and Iraq”.

Selepas acara pembukaan, delegasi Indonesia dan seluruh peserta yang hadir menyaksikan penandatanganan dimulainya pembahasan MoU kerjasama antara JCCA dan IJBC, dalam rangka menjalin kerja sama konkrit antara kontraktor konstruksi Indonesia dan Yordania. 

Penandatanganan pembahasan MoU dilakukan langsung oleh President JCCA dan Bakti S. Luddin selaku Vice President IJBC dan disaksikan langsung oleh Princess Sumayah binti Talal, Duta Besar Nahari Agustini-Pejabat Senior Kemenlu RI, KBRI Amman, perwakilan WIKA, PP Urban, INKINDO dan PII.

Wakil KBRI Amman berharap, dengan dimulainya pembahasan MoU antara JCCA dan IJBC, perusahaan kontraktor konstruksi Indonesia serta pelaku usaha lainnya memiliki peluang yang lebih besar untuk turut serta dalam proyek-proyek pembangunan rekonstruksi Irak dan Suriah melalui konsorsium dengan perusahaan dan badan usaha di Yordania. 

Kemitraan Pemerintah dengan pelaku usaha merupakan kolaborasi dalam forum pemajuan hubungan bilateral antar negara sahabat dengan semangat “Indonesia Incorporated”.

Di tempat terpisah, Bakti S. Luddin menyatakan bahwa IJBC akan terus mendorong peningkatan dan memperluas peluang kerja sama perdagangan dan investasi serta pembangunan antara Indonesia dan Yordania serta negara sekitarnya.***

Bagikan: