Pikiran Rakyat
USD Jual 14.317,00 Beli 14.219,00 | Sebagian berawan, 17.3 ° C

Seorang Ibu Kaget Temukan Buaya Besar di Dapur Rumahnya

Tim Pikiran Rakyat
BUAYA jantan sepanjang tiga meter memasuki dapur seorang ibu lewat jendela.*/CLEARWATER POLICE DEPARTEMENT
BUAYA jantan sepanjang tiga meter memasuki dapur seorang ibu lewat jendela.*/CLEARWATER POLICE DEPARTEMENT

FLORIDA, (PR).- Seorang perempuan berusia 77 tahun di Florida, Amerika Serikat, mendengar suara keras di tengah malam dari arah ruangan dapur, dan ternyata pengganggu tidurnya itu adalah seekor buaya sepanjang tiga meter.

Buaya jantan sepanjang tiga meter itu masuk ke dalam rumah Mary Wischhusern, 77 tahun, setelah sempat memecahkan kaca jendela.

"Dia menatap saya seolah-olah saya miliknya," kata Wischhusern, saat mengambarkan ketika dia berhadapan langsung dengan reptil raksasa di ruangan dapur miliknya.

Perempuan itu kemudian memutuskan kembali ke kamarnya dan segera menelefon 911, tetapi dia bukanlah yang pertama.

Polisi di Kota Clearwater, Florida, mengatakan reptil itu pertama kali dilihat oleh seorang perempuan pengantar koran, Patricia Pecora, sekitar pukul 03:29 pagi di ruas jalan di dekat rumah tersebut.

"Terdengar ada sesuatu yang jatuh dan terpecah dari dalam rumah," kata pengantar koran itu, seperti ditirukan kepolisian setempat.

"Saat itulah saya berkata, 'saya harus menelefon 911, karena suara itu bukan suara 'normal'," ujarnya.

Menurut polisi, buaya itu memasuki rumah dengan memecahkan jendela, menjatuhkan rak anggur di dapur sehingga mengakibatkan dia terluka, menurut polisi.

"Saya bersyukur dia tidak masuk ke kamar dan mengejar saya. Saya berterima kasih kepada siapapun yang telah membantu saya," kata Wischhusen.

Seperti dilaporkan kantor berita Reuters dan dilansir BBC, Rabu 5 Juni 2019, buaya itu sempat melakukan perlawanan saat aparat kepolisian berusaha menggiringnya ke luar rumah. Namun buaya itu tidak mengalami cidera saat penangkapan.

"Buaya itu akan ditempatkan sementara di sebuah lokasi agar dia pulih dari trauma," kata pejabat kepolisian Clearwater dalam sebuah pernyataannya.***

Bagikan: