Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 22.7 ° C

Menghidangkan Iftar untuk Gaza di Pekan Kedua Ramadan

Advertorial
AKSI Cepat Tanggap (ACT) terus berikhtiar menghidangkan iftar bagi warga terdampak konflik di Gaza, Palestina.*/DOK. ACT
AKSI Cepat Tanggap (ACT) terus berikhtiar menghidangkan iftar bagi warga terdampak konflik di Gaza, Palestina.*/DOK. ACT

GAZA, (PR).- Sepuluh hari pertama Ramadan dilalui warga Gaza dengan penuh kesederhanaan. Krisis pangan dan agresi Israel menjadi ancaman yang tetap membayang-bayangi mereka di Ramadan ini. Sebab itu, dukungan masyarakat dunia sangat berarti untuk mereka.

Pekan kedua Ramadan lalu, masyarakat Indonesia menjadi salah satu warga dunia yang tetap mendampingi perjuangan warga Gaza. Dukungan itu hadir dalam  bentuk penyediaan pangan berbuka puasa (iftar). Jumat 17 Mei 2019 bertepatan dengan hari kesebelas Ramadan, paket iftar dibagikan di bagian timur Kota Gaza.

Andy Noor Faradiba dari Global Humanity Response - Aksi Cepat Tanggap (GHR - ACT) melaporkan, iftar pada empat hari tersebut didistribusikan ke sejumlah kamp di Jalur Gaza.

AKSI Cepat Tanggap (ACT) terus berikhtiar menghidangkan iftar bagi warga terdampak konflik di Gaza, Palestina.*/DOK. ACT

“Distribusi iftar pada 8-11 Ramadan diperuntukkan bagi masyarakat miskin, lansia, dan anak-anak di kamp-kamp pengungsian. Dari empat hari implementasi, total penerima manfaat mencapai  887 jiwa,” lapor Faradiba.

Makanan hangat dari Dapur Umum Indonesia

Panganan iftar dimasak dari Dapur Umum Indonesia di Gaza. Belasan relawan setiap hari terlibat dalam mengolah ratusan porsi iftar tersebut, mulai dari membeli bahan pangan, memasak, mengemas, hingga mendistribusikan.

Mulai tengah hari, para relawan telah sibuk di Dapur Umum Indonesia. Sebagian mulai memasak nasi, sebagian memotong ayam, dan sebagian lagi mengemas makanan pendamping. Ya, menu iftar sore itu adalah nasi berbumbu berlauk daging ayam, buah, kurma, jus, dan air mineral. Selepas asar, makanan mulai dikemas dan siap didistribusikan lokasi tujuan.

 

Menjelang magrib, warga di Beit Hanoun, Gaza Utara, sudah berkumpul. Anak-anak begitu antusias menyambut iftar sore itu. Ketika azan magrib berkumandang, mereka segera melahap kurma dan jus di paket iftar mereka. Kebersamaan hari itu semakin menambah kehangatan dan menguatkan keluarga-keluarga di Gaza di tengah krisis kemanusiaan yang terus mengancam.

Dukungan pangan selama Ramadan

Selain iftar, ACT juga memberikan dukungan pangan warga Gaza dalam bentuk pangan sahur dan paket pangan dengan total 250 ton dari sentra logistik Indonesia Humanitarian Center Gaza. Selain di Gaza, ACT juga tengah berikhtiar menyediakan 100.000 paket iftar untuk masyarakat Palestina di Yerusalem.***

Bagikan: