Pikiran Rakyat
USD Jual 14.670,00 Beli 14.370,00 | Umumnya cerah, 27.7 ° C

Dokter Pakistan Ditahan Setelah 400 Anak Didiagnosis HIV

Tim Pikiran Rakyat
null
null

LARKANA, (PR). - Pihak berwenang sedang menyelidiki apakah Muzaffar Ghangharo, yang menderita AIDS, dengan sengaja menyebarkan virus. Dokter di Pakistan tersebut ditangkap setelah lebih dari 400 anak-anak dan 100 orang dewasa dinyatakan positif HIV.  

Pihak berwenang mengatakan wabah di Larkana, Pakistan Selatan, tampaknya dimulai ketika Muzaffar Ghangharo, yang merupakan penderita  AIDS, menginfeksi pasiennya pada awal April. Dia ditangkap pertengahan bulan ini dan polisi sedang berusaha menentukan apakah Ghangharo dengan sengaja menyebarkan virus mematikan tersebut.

Sikandar Memon, Kepala Program Pengendalian AIDS di provinsi Sindh, mengatakan pemerintah telah memeriksa 13.800 orang dari Larkana. Hasilnya menunjukan bahwa  410 anak-anak serta  100 orang dewasa dinyatakan positif HIV.

Seperti dikutip dari Associated Press 17 Mei 2019, seorang ibu mengungkapkan kesedihannya setelah tahu bahwa anaknya didiagnosis positif HIV..

“Kami sangat terluka hari ini setelah  mendengar tentang anak-anak  kami yang positif HIV, setelah melakukan pemeriksaan,” kata Rehmat Bibi, ibu dari Ali Raza yang berusia 10 tahun.

Dia mengatakan tidak ada yang tampak aneh ketika bocah laki-laki itu terserang demam di rumah mereka, di wilayah Larkana yang berdebu dan terabaikan. Dokter meresepkan sirup parasetamol untuk Raza dan mengatakan kepadanya bahwa tidak perlu khawatir.

Akan tetapi Bibi panik setelah diberitahu bahwa beberapa anak di desa-desa terdekat yang menderita demam telah dinyatakan positif HIV.

Akhirnya  Bibi segera membawa Raza ke rumah sakit tempat tes medis untuk  mengkonfirmasi apakah anaknya juga terinfeksi HIV. Setelah tes, sangat disayangkan bahwa bocah itu adalah salah satu di antara sekitar 500 orang yang didiagnosis HIV.

Bibi mengatakan sangat memilukan mengetahui bahwa anaknya tertular HIV pada usia muda. Dia juga mengatakan semua anggota keluarganya telah dites virus, tetapi hanya Raza yang dinyatakan  positif.

Secara nasional, kementerian kesehatan Pakistan telah mendaftarkan lebih dari 23.000 kasus HIV. Para pejabat kesehatan Pakistan mengatakan HIV biasanya menyebar di negara itu dengan menggunakan jarum suntik yang tidak disterilkan. (JT-Yuli Yulianti)***

Bagikan: