Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.2 ° C

Pengunjung Pantai Maya Membeludak namun Lokasi Itu Ditutup Pemerintah

Tim Pikiran Rakyat
TELUK Maya yang menjadi ikon wisata di Thailand kini tertutup bagi wisatawan.*/SOE ZEYA TUN/REUTERS
TELUK Maya yang menjadi ikon wisata di Thailand kini tertutup bagi wisatawan.*/SOE ZEYA TUN/REUTERS

BANGKOK, (PR).- Teluk Maya, ikon wisata Thailand yang diminati turis dan menjadi lokasi syuting film The Beach, akan diperpanjang penutupannya hingga tahun 2021 setelah mengalami kerusakan lingkungan.

Teluk Maya, yang terletak di pulau Phi Phi Leh di wilayah selatan Thailand, ditutup sementara sejak tahun lalu, karena terus membeludaknya jumlah pengunjung berdampak buruk terhadap lingkungan.

Sebelum ditutup untuk wisatawan, teluk itu didatangi hingga 5.000 wisatawan setiap harinya, menyebabkan sebagian besar karang di perairan itu mengalami kerusakan.

Pemerintah Thailand kini telah memperpanjang larangan kunjungan ke pulau itu selama dua tahun untuk memberikan waktu lebih banyak bagi pemulihan ekologi di Teluk Maya.

Teluk yang terdiri pantai berpasir putih itu menjadi termasyhur setelah menjadi lokasi syuting film The Beach pada tahun 2000 yang dibintangi aktor Hollywood tersohor, Leonardo DiCaprio.

Sejak teluk itu ditutup tahun lalu, hiu karang sirip hitam (blacktip reef sharks) mulai terlihat berenang di perairan teluk.

Thon Thamrongnawasawat, pejabat di Departemen Taman Nasional Thailand, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ketika kawasan teluk itu dibuka kembali dua tahun lagi, jumlah pengunjung akan dibatasi dan kapal atau perahu akan dilarang berlabuh di perairan teluk.

Namun rencana itu diprotes pihak operator wisata lokal setempat yang mengatakan mereka sangat bergantung terhadap keberadaan pantai itu.

Kepala asosiasi pariwisata setempat, Wattana Rerngsamut, mengatakan kepada AFP dan dilansir BBC, bahwa harus ada pertemuan antara masyarakat dan pemerintah "agar masyarakat setempat dapat tetap mencari nafkah".***
 

Bagikan: