Pikiran Rakyat
USD Jual 14.260,00 Beli 14.162,00 | Umumnya berawan, 20.4 ° C

Ada Kesalahan Ketik tapi 46 Juta Eksemplar Uang Sudah Beredar

Tim Pikiran Rakyat
KESALAHAN ketik itu terdapat pada kata "responsibility" yang ditulis "responsibilty" - tanpa huruf i - dalam teks yang tertera dalam uang kertas tersebut.*/RESERVE BANK OF AUSTRALIA
KESALAHAN ketik itu terdapat pada kata "responsibility" yang ditulis "responsibilty" - tanpa huruf i - dalam teks yang tertera dalam uang kertas tersebut.*/RESERVE BANK OF AUSTRALIA

CANBERRA, (PR).- Otoritas keuangan Australia mengakui ada kesalahan ketik alias tipo dalam uang kertas pecahan 50 dolar yang belum lama ini diluncurkan.

Kesalahan ketik itu terdapat pada kata "responsibility" yang ditulis "responsibilty" - tanpa huruf i - dalam teks yang tertera dalam uang kertas tersebut.

Uang kertas yang diluncurkan akhir tahun lalu itu sudah diedarkan sekitar 46 juta eksemplar di seluruh wilayah Australia.

Bank sentral, Reserve Bank of Australia (RBA), yang bertanggung jawab atas penerbitan dan peredaran uang, mengakui ada kesalahan tersebut dan berjanji akan memperbaikinya pada cetakan berikutnya. Demikian dilaporkan BBC.

Uang kertas tersebut menampilkan potret Edith Cowan, perempuan pertama yang menjadi anggota parlemen Australia.

Dan kesalahan ketik itu tertera dalam teks pidato pertama Cowan di parlemen yang ditulis sebagai latar fotonya di uang tersebut.

"Merupakan tanggung jawab (responsibility) yang besar untuk menjadi satu-satunya perempuan di sini, dan saya ingin menekankan perlunya kehadiran perempuan lainnya di sini," demikian cuplikan pidato Cowan yang dikutip beberapa kali dalam uang kertas itu.

Sejak uang kertas itu diluncurkan pada akhir 2018 lalu, artinya dibutuhkan lebih dari enam bulan bagi seseorang - dengan kaca pembesar - untuk menemukan kesalahan ketik tersebut.

Uang kertas 50 dolar Australia paling banyak beredar di negara tersebut dan paling sering ditarik dari mesin ATM.

Salah satu sisi uang kertas itu menampilkan penulis pribumi Australia yang termasyhur, David Unaipon.

Ketika uang kertas itu diluncurkan pada Oktober 2018, otoritas keuangan memasang penanda keamanan baru dalam rancangannya untuk mencegah pemalsuan.

Walaupun ada kesalahan ketik, uang kertas tersebut masih tetap sah berlaku sebagai alat pembayaran.

Barang kali masyarakat Australia berharap agar kesalahan ketik itu tidak terulang lagi dalam cetakan berikutnya.***
 

Bagikan: