Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Sedikit awan, 22.2 ° C

Simbakubwa Kutokaafrika, Perpaduan Singa dan Heyna

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi Simbakubwa kutokaafrika.*/AFP
FOTO ilustrasi Simbakubwa kutokaafrika.*/AFP

NAIROBI, (PR).- Spesies baru mamalia raksasa telah diidentifikasi setelah peneliti menyelidiki tulang yang telah disimpan selama beberapa dekade di laci museum Kenya.

Spesies itu, dijuluki "Simbakubwa kutokaafrika" yang berarti "singa besar Afrika" di Swahili. Jenis hewan itu berkeliaran di Afrika timur sekitar 20 juta tahun yang lalu.

Makhluk besar itu adalah bagian dari kelompok mamalia yang sekarang sudah punah yang disebut hyaenodonts.

Penemuan ini dapat membantu menjelaskan apa yang terjadi pada kelompok hewan tersebut.

Hyaenodonts - disebut demikian karena giginya mirip dengan hyena modern - adalah karnivora dominan lebih dari 20 juta tahun yang lalu, lapor National Geographic.

"Berdasarkan giginya yang besar, Simbakubwa adalah hiper-karnivora khusus yang secara signifikan lebih besar dari singa modern dan mungkin lebih besar dari beruang kutub," kata peneliti Matthew Borths seperti dikutip oleh kantor berita AFP dan dilansir BBC.

Pada 2013 Borths melakukan penelitian di Museum Nasional Nairobi ketika dia meminta untuk melihat isi koleksi berlabel "hyena", kata National Geographic.

Rahang makhluk itu dan tulang serta gigi lainnya telah diletakkan di sana setelah ditemukan di sebuah galian di Kenya barat pada akhir 1970-an.

Borths bekerja sama dengan peneliti lain, Nancy Stevens, dan pada 2017 mereka mulai menganalisis spesimen fosil yang tidak biasa.

Temuan mereka dilaporkan dalam Journal of Vertebrate Paleontology minggu ini.***

Bagikan: