Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Sedikit awan, 21.7 ° C

Lisel Heise Calon Dewan Kota yang  Berusia 100 Tahun

Huminca Sinaga
BENDERA Rhineland-Pfalz.*/WIKIPEDIA
BENDERA Rhineland-Pfalz.*/WIKIPEDIA

BERLIN, (PR).- Lisel Heise mencalonkan diri sebagai dewan kota bersama dengan organisasi lokal setelah menyadari umurnya ‘membuat orang-orang mau mendengarkan’.

Dilansir The Guardian, Minggu, 14 April 2019, ketika sudah mencapai usia 100 tahun, kebanyakan orang pastinya ingin bersantai dan beristirahat, tapi beda halnya dengan Lisel Heise.

Wanita berusia 100 tahun, yang juga seorang mantan guru olah raga itu, kini memulai babak baru dalam hidupnya. Ia mencalonkan diri dalam pemilihan dewan kota di kota asalnya, Kirchheimbolanden.

Kampanye yang ia jalani berfokus pada sasaran untuk membuka kembali kolam renang umum kota yang ditutup pada tahun 2011.

Heise sudah berulang kali bersuara dalam usahanya untuk mengembalikan kolam tersebut – ia tidak suka dengan kolam renang pengganti di pinggiran kota – namun, sebagai seorang wanita berusia lansia, suaranya tidak didengar. Kini, dengan usia 3 digit, ia berharap umurnya bisa menarik perhatian.

“Seringnya begitu saya mulai berbicara soal kolam renang, mikrofon langsung dimatikan. Tentu saja jadinya saya berhenti berbicara. Untuk apa berbicara kalau begitu,” ujarnya. “Tapi kini saya sudah berusia 100 tahun, sudah beda posisinya. Kini saya memiliki kesempatan untuk menyuarakan pikiran saya.”

Pemungutan suara akan dilakukan pada tanggal 26 Mei dan para pemilih di Kirchheimbolanden (yang dikenal sebagai “Kibo”), kota dengan penduduk sejumlah kurang lebih 8.000 orang bertempat di daerah barat daya Rhineland-Palatinate, mulai mendengar suara Heise.
 Sebagai tokoh masyarakat di daerahnya, wanita berusia lanjut itu mencalonkan dirinya sebagai kandidat organisasi masyarakat “Wir für Kibo”, atau jika diterjemahkan menjadi “Kirchheimbolanden adalah Kita”. 

Organisasi ini mengkampanyekan pembangunan berkelanjutan serta keterlibatan masyarakat yang lebih luas. “Kami sangat senang memiliki Lisel Heise dalam kelompok kami. Beliau membawa kepada kami publisitas sehingga kami dapat mengkomunikasikan tujuan serta menyampaikan pesan-pesan lebih baik lagi,” ujar Helga Bürmann, seorang anggota dewan.

Lisel Heise juga adalah nenek dan buyut dari banyak cucu dan cicit. Harapan utamanya dalam mencalonkan diri untuk jabatan ini adalah agar akhirnya ia dapat “melakukan sesuatu bagi orang-orang muda.”***
 

Bagikan: