Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Sebagian berawan, 17.4 ° C

Burung Peliharaan Cakar Seorang Pria Hingga Tewas

Huminca Sinaga
BURUNG kasuari.*/YOUTUBE
BURUNG kasuari.*/YOUTUBE

ORLANDO, (PR).- Seorang pria di Florida diserang burung kasuari peliharaanya  hingga tewas. Ketika sang pemilik terjatuh, burung tersebut kemudian menyerangnya.

Seperti dilansir Gainesville Sun, Minggu 14 April 2019, tim pemadam kebakaran di Alachua menyatakan bahwa kasuari tersebut membunuh korban dengan cakarnya  di kediamannya di Gainesville. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya tewas.

"Tampaknya ini adalah sebuah kecelakaan. Menurut pemahaman saya, pria itu sedang berada di dekat burung itu dan tiba-tiba terjatuh. Ketika ia jatuh, ia diserang," ungkap Jeff Taylor, wakil kepala Damkar Alachua, seperti dikutip The Guardian.

Berdasarkan laporan Kepolisian Daerah Alachua, korban bernama Marvin Hajos (75) dan mereka telah memulai penyelidikan atas kematian korban.

“Informasi awal mengindikasikan bahwa ini merupakan sebuah kecelakaan yang tragis bagi Tuan Hajos,” ungkap Brett Rhodenizer, juru bicara Kepolisian Daerah Alachua, seperti yang dikutip oleh Gainesville Sun.

Berbentuk belati

Burung kasuari tersebut kini masih berada di kediaman korban.

Burung kasuari sendiri merupakan hewan yang dapat ditemui di Indonesia, Papua Nugini, dan Australia. Kasuari memiliki tinggi sebesar 2 meter dan berbobot 60 kilogram. Di kakinya terdapat cakar berbentuk belati sepanjang 10 sentimeter.

Dalam situs web resminya, kebun binatang San Diego menyebutkan bahwa kasuari merupakan burung paling berbahaya di dunia.

“Kasuari dapat menyayat predator ataupun ancaman mereka dalam satu kali tendangan. Kakinya yang kuat membuat kasuari dapat berlari dengan kecepatan 50km/jam melintasi semak-semak hutan yang lebat," ungkap situs web tersebut.

Di habitat aslinya, kasuari dijadikan santapan penduduk setempat. Namun, di Amerika Serikat burung tersebut dikembangbiakan untuk dijadikan koleksi.

Untuk bisa memelihara burung kasuari, seseorang harus memiliki izin dari Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida (FWC), memiliki “pengalaman yang mumpuni”, dan sangkar yang telah memenuhi persyaratan.

Menurut juru bicara FWC Karen Parker, korban saat itu tengah mengembangbiakan burung kasuari tersebut.***

Bagikan: