Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Umumnya berawan, 24.4 ° C

Antusias, Ribuan WNI Gunakan Hak Pilihnya di Singapura

Tim Pikiran Rakyat
ANTUSIASME Warga Negara Indonesia yang ada di Singapura saat bertemu dengan mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di KBRI Singapura saat pemungutan suara, Minggu, 14 April 2019.*/STRAITS TIMES
ANTUSIASME Warga Negara Indonesia yang ada di Singapura saat bertemu dengan mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di KBRI Singapura saat pemungutan suara, Minggu, 14 April 2019.*/STRAITS TIMES

SINGAPURA, (PR).- Pada Minggu, 14 April 2019 kemarin, Ribuan orang Indonesia memadati kedutaan Singapura dengan antusias. Hal ini dilakukan dalam rangka ikut menyumbangkan hak suara mereka dalam pemilihan presiden di tahun 2019 ini.

Dilansir dari laman resmi straitstimes.com, Senin, 15 April 2019, Pihak Kedutaan mengatakan bahwa diperkirakan ada 127.000 pemilih terdaftar di Singapura yang telah memenuhi syarat, dari 200.000 warga yang bekerja dan tinggal di sini. Sekitar 18.000 telah memilih melalui pos, sementara sisanya datang secara langsung.

Bahkan Pendeta Kristen Bigman Sirait, 58, yang memulihkan diri setelah operasi agar sesuai dengan pompa jantung mekanis bulan lalu, tetap datang untuk memilih dengan ambulans dengan selang di hidungnya. Dia tersenyum setelah mencoblos kertas suara dan mencelupkan kelingkingnya ke dalam tinta yang tak terhapuskan.

"Saya mungkin sakit tetapi saya akan bertarung dalam pertempuran ini. Jika saya tidak menggunakan hak saya dan berdiri untuk dihitung, saya seorang pengecut," katanya.

Duta Besar Indonesia di Singapura, Bapak I Gede Ngurah Swajaya, juga mengatakan ia senang dengan antusiasme masyarakat Indonesia. "Saya sangat tersentuh oleh antusiasme masyarakat. Kami melihat banyak orang tua datang, dan orang-orang cacat," katanya.

Para pemilih melakukan perjalanan dengan mobil dan taksi, serta bus antar-jemput yang disediakan oleh kedutaan dari Redhill, Geylang Serai dan Jalan Orchard. Tidak terlewatkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang di malam hari datang untuk ikut menggunakan hak pilihnya. Sontak kemunculan Mantan Presiden Indonesia itu langsung  mencuri sorotan masyarakat. Beberapa diantaranya menjerit dan langsung berlomba agar dapat menjabat tangan beliau.

SBY memang sedang berada di Singapura untuk merawat istrinya, Ny. Ani Yudhoyono, yang sedang menjalani perawatan kanker darah di National University Hospital. "Ibu Ani bersemangat untuk pulih," ujarnya.

“Memilih di Singapura untuk pertama kalinya adalah pengalaman baru. Di sini, saya bisa melihat semangat orang Indonesia baik dan saya bahagia sebagai mantan pemimpin. Semoga ini akan membawa hal-hal baik bagi kami negara," ujarnya.

Mengenai keamanan sendiri, Ngurah mengatakan ia telah melakukan langkah-langkah demi melindungi surat suara di negera tersebut. "Ini adalah lokasi yang sangat aman - kami memiliki pemantauan CCTV 24/7, kami memiliki polisi nasional kami," kata Ngurah.

Hasil surat suara sendiri akan dihitung secara manual di kedutaan pada hari Rabu. Peristiwa tersebut akan disaksikan oleh sukarelawan yang mendukung dua kandidat presiden serta pejabat badan pengawas pemilu Indonesia. (JT-Ghina Fikriani)***

Bagikan: