Pikiran Rakyat
USD Jual 14.048,00 Beli 14.146,00 | Langit umumnya cerah, 22.1 ° C

Anggota Partai Komunis Punya Hari Ulang Tahun Politik

Huminca Sinaga
PERSIDEN Tiongkok, Xi Jinping.*/ALY SONG/REUTERS
PERSIDEN Tiongkok, Xi Jinping.*/ALY SONG/REUTERS

BEIJING, (PR).- Pemerintah Tiongkok meminta anggota partai untuk terus mengingat ‘cinta dan kesetiaannya pada partai’.

Dilansir The Guardian,  pemimpin partai komunis Tiongkok, Presiden Xi Jinping, telah memerintahkan para anggotanya untuk merayakan ulang tahun (ulatah) tambahan setiap tahunnya – hari dimana mereka bergabung ke dalam partai.

Komisi pusat untuk inspeksi disiplin, pengawas disipliner partai mengumumkan bahwa anggota parpol memiliki dua hari ultah.  

"Untuk orang awam hanya akan ada satu perayaan ulang tahun saja. Tapi untuk anggota partai komunis Tiongkok, akan ada dua… Selain hari kelahiran, hari spesial lainnya adalah ‘ulang tahun politik’.”

“Tujuan ulang tahun adalah untuk mengingatkan yang berulang tahun agar ia menghormati dan menghargai kehidupan. Ulang tahun politik ada untuk mengingat cinta dan pengabdian pada partai.”

Bulan Maret lalu, komisi tersebut mengeluarkan pedoman untuk semua departemen dan bidang-bidang yang ada untuk berfokus pada “ritual politik”, seperti merayakan hari dimana mereka bergabung dengan partai. Setelah itu, komisi menguraikan cara-cara bagi kader untuk merayakannya.

Di bawah pemerintahan Xi Jinping, para pejabat menjadi semakin difokuskan dalam pendidikan ideologis dan kesetiaan pada Xi dalam jajaran partai. Anggota partai harus mengunduh aplikasi untuk mempelajari pemikiran Xi Jinping dan materi partai lainnya. Pada hari Kamis, situs halaman partai, di bawah instruksi People’s Daily, menerbitkan sebuah instruksi beserta dengan gambar penjelasannya untuk pada anggota partai. Instruksi tersebut berisikan mengenai bagaimana dan kapan harus mengenakan lencana partai.

Tidak ada ketentuan yang spesifik, tapi komisi menyarankan beberapa cara bagi anggota partai untuk merayakan ‘ulang tahun politik’. Misalnya, pergi ke tempat dimana mereka mengucapkan sumpah ketika masuk ke dalam partai, melakukan pekerjaan sukarela, atau berkomunikasi “dari hati ke hati” kepada atasan agar mereka bisa “mengindentifikasi dan memperbaiki kekurangan mereka sesegera mungkin.”

“Melalui ritual yang khusyuk ini, anggota partai bisa kembali mengingat misi asli mereka dalam hati yang terdalam. Ulang tahun politik merupakan kesempatan dimana anggota partai bisa kembali diisi ulang… sehingga para anggota dapat merasakan kehangatan dari organisasi partai dan meningkatkan kesadaran akan identitas dan tujuan mereka.”

Komisi menyarankan bahwa perayaan ulang tahun politik sebaiknya tidak menjadi sekedar formalitas birokratis, melainkan harus “benar-benar dinikmati”.

“Merayakan ulang tahun politik mungkin kedengarannya sederhana, akan tetapi maknanya cukup dalam. Perayaan itu dapat mengingatkan anggota partai: Tidak peduli sudah seberapa lama waktu telah berlalu, jangan lupakan hari dimana kau bergabung dengan partai.”***

Bagikan: