Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 28 ° C

Masuk Jordania Lebih Sederhana

Sarnapi
PROSES  mendapatkan izin masuk ke Jordania antara 30 menit sampai sejam. Untuk masuk ke Jordania peziarah mendapatkan sebuah stiker dengan barcode yang ditempelkan di halaman satu paspor.* /SARNAPI/PR
PROSES mendapatkan izin masuk ke Jordania antara 30 menit sampai sejam. Untuk masuk ke Jordania peziarah mendapatkan sebuah stiker dengan barcode yang ditempelkan di halaman satu paspor.* /SARNAPI/PR

ADA yang berbeda ketika memasuki negara Jordania dari arah Allenby, Israel, Jumat 5 April 2019, seperti dialami peziarah Jejak-jejak Rasul (JJR) Amoures termasuk jemaah Khalifah Tour. Apabila negara-negara lain mewajibkan orang yang akan masuk ke negaranya mengurus sendiri dengan cara antre, namun berbeda dengan pemerintah Jordania.

"Kalau ke Imigrasi Jordania seperti di pintu masuk King Hussein, maka rombongan yang datang ke pintu masuk hanya duduk saja di bus. Pihak pemandu wisata yang akan mengurus semua persyaratan untuk masuk ke Jordania," kata pemandu wisata asli Jordania, Mu'taz.

Proses mendapatkan izin masuk ke Jordania antara 30 menit sampai sejam. "Untuk masuk ke Jordania juga hanya mendapatkan sebuah stiker dengan barcode yang ditempelkan di halaman satu paspor," ujarnya.

Dengan adanya barcode itu paspor tak perlu distempel layaknya Imigrasi di negara-negara lain. "Jadi barcode itu menunjukkan identitas warga yang datang ke Jordania sehingga tinggal discan agar diketahui identitasnya," katanya.

Dia mengatakan, Jordania merupakan negara kecil dengan luas sekitar 89.000 kilometer persegi. "Sehingga dari ujung Jordania ke ujung lainnya cukup dengan mobil antara 5-6 jam saja. Namun, Jordania memiliki sejarah panjang terutama dalam penyebaran Islam dari para nabi," ucapnya.

Sementara itu, ketika memasuki imigrasi Israel di Allenby juga tak seketat ketika memasuki Israel dari perbatasan Mesir di Taba. Tidak ada penahanan paspor dan cek isi kopor layaknya di Taba, namun cukup antre di imigrasi.

"Ketika keluar dari Imigrasi Israel akan mendapatkan sebuah stiker berwarna merah muda/pink, sedangkan kalau masuk ke Israel memperoleh stiker warna biru," kata pemandu wisata Amoures Tour, Fahla.

Setelah keluar dari wilayah Israel, maka kedua stiker itu bisa disimpan untuk kenang-kenangan. "Pihak imigrasi Israel memang diminta agar gak menstempel paspor WNI yang masuk ke Israel sebab dampaknya akan banyak. Kalau paspor kita distempel oleh Imigrasi Israel, maka akan sulit masuk ke negara-negara Islam seperti Arab Saudi sehingga tak bisa umrah maupun haji," katanya.***

Bagikan: