Pikiran Rakyat
USD Jual 14.185,00 Beli 13.885,00 | Umumnya berawan, 21.4 ° C

Polisi Tiongkok Gunakan Anjing Hasil Kloning

Huminca Sinaga
FOTO ilustrasi anjing hasil kloning.*/REUTERS/PR
FOTO ilustrasi anjing hasil kloning.*/REUTERS/PR

BEIJING, (PR).- Bulan ini kepolisian Tiongkok memiliki aset baru, anjing polisi hasil kloning pertama.

Dilansir CNN,  anjing serigala Kunming bernama Kunxun, merupakan anjing kepolisian hasil kloning pertama Tiongkok. Anak anjing tersebut diciptakan menggunakan sel-sel dari seekor anjing yang telah meraih panggilan “Sherlock Holmes”nya unit K9. 

Anak anjing itu adalah bagian dari program yang diharapkan negara untuk mengurangi waktu dan biaya dalam melatih anjing-anjing polisi di masa mendatang.

Otoritas bioteknologi Sinogene yang berbasis Tiongkok mengatakan, Kunxun lahir pada tanggal 19 Desember tahun lalu dengan berat 540 gram dan panjang 23 centimeter.

Materi genetik yang digunakan untuk membuat Kunxun diambil dari seekor anjing K9 betina bernama Huahuangma. Anjing betina ini telah membantu memecahkan 12 kasus pembunuhan dan berpartisipasi di lebih dari 20 kasus kriminal lainnya. Pada tahun 2016, ia diberikan penghargaan kelas satu sebagai anjing yang berjasa oleh Kementerian Keamanan Publik Tiongkok.

Otoritas Sinogene berharap agar pengkloningan dari “gen unggul” Huahuangma dapat mempertahankan kualitas keturunannya dan dapat “diturunkan dari generasi ke generasi.” Menurut media pemerintah Tiongkok, perusahaan itu sedang melakukan proyek bersama dengan Universitas Pertanian Yunnan dan Departemen Keamanan Publik.

Pada Septemer 2018, para ilmuwan mulai membudidayakan sel Huahuangma dari sampel kulit berukuran beberapa millimeter. Isi sel somatik kemudian ditanamkan ke dalam sel telur yang nukleusnya sudah dihilangkan. Embrio ini kemudian dipindahkan ke rahim seekor anjing  beagle.

Global Times melaporkan bahwa DNA Kunxun 99% sama dengan Huahuangma.***

Bagikan: