Pikiran Rakyat
USD Jual 14.628,00 Beli 14.328,00 | Sebagian cerah, 19.4 ° C

Indonesia dan Thailand Bahas Negara Bagian Rakhine

Huminca Sinaga
LOGO ASEAN.*/KEMLU.GO.ID
LOGO ASEAN.*/KEMLU.GO.ID

JAKARTA, (PR).- Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L. P. Marsudi mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Kerajaan Thailand, Don Pramudwinai, pada 13 Maret 2019 di Kantor Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta. Thailand saat ini menjabat Ketua ASEAN.

Melansir siaran pers Kemenlu yang diterima PR Online, Kamis 14 Maret 2019, kedua menteri membahas berbagai masalah terkait ASEAN, isu-isu regional dan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Thailand. 

Para menteri membahas bagaimana ASEAN dapat lebih jauh membantu Myanmar untuk menangani situasi di negara bagian Rakhine. Kedua Menteri menyambut baik berakhirnya misi penilaian awal yang dilakukan oleh ASEAN dan AHA Centre di Myanmar dan berharap misi penilai kebutuhan komprehensif dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. 

Mengenai posisi ASEAN di Indo-Pasifik, para Menteri menyambut finalisasi dokumen “ASEAN Collective Concept: An Indo-Pacific Outlook”. Menteri Retno menyampaikan penghargaannya kepada kepemimpinan Thailand selama proses merundingkan Konsep Indo-Pasifik ASEAN dan berharap bahwa konsep tersebut dapat segera disetujui oleh para pemimpin ASEAN.

Kedua Menteri juga membahas kerja sama bilateral, dan lebih penting bagaimana meningkatkan perdagangan dan investasi antara kedua belah pihak. Menteri Retno mencatat investasi baru-baru ini oleh unicorn Indonesia, "Gojek," di Thailand dengan nama "GET." Kedua Menteri mendorong bisnis dari Indonesia dan Thailand untuk mengeksplorasi lebih banyak peluang untuk investasi. 

Menteri Retno dan Menteri Don membahas menurunnya harga global karet alam. Menteri Retno menyatakan harapannya bahwa Indonesia dan Thailand, yang merupakan dua dari tiga produsen dan eksportir terbesar, dapat mengambil tindakan bersama dalam meningkatkan danmenstabilkan harga karet alam di pasar global. 

Para Menteri juga menyampaikan harapan terbaik mereka untuk persiapan pemilihan umum yang akan datang dan penobatan Raja di Thailand serta pemilihan umum di Indonesia. Menteri Don dan Menteri Retno mencatat perayaan peringatan ke-70 hubungan diplomatik antara Indonesia dan Thailand pada tahun 2020 dan berharap dapat dilakukan kegiatan bersama untuk perayaan tersebut.***

Bagikan: