Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 20.5 ° C

Ridwan Kamil ke Afrika Utara dan Timur Tengah Membawa Misi untuk Jabar

Yusuf Wijanarko
GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR
GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan lawatan luar negeri selama sepekan ke tiga negara di Afrika Utara dan Timur Tengah.

Ridwan Kamil bertolak meninggalkan Bandung, Rabu 6 Maret 2019 malam melalui Bandara Internasioal Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

Biro Humas dan Protokol Setda Jabar, dalam siaran persnya, Jumat 8 Maret 2018 mengatakan, negara yang akan dikunjungi di antaranya adalah Maroko dan Aljazair.

Di dua negara itu, Ridwan Kamil akan menandatangani nota kesepahaman terkait kerja sama sister province.

"Ada dua sister province di Maroko dan Aljazair yang harus saya tandatangani nota kesepahamannya. Kenapa saya ke Timur Tengah (Afrika Utara)? Karena saya ingin investasi di Jawa Barat tidak hanya didominasi oleh Asia Timur (Jepang dan Tiongkok) atau Singapura," kata Ridwan Kamil sebagaimana dilaporkan Antara.

Dia berkeinginan agar invetasi di Jawa Barat juga banyak berasal dari negara-negara muslim Timur Tengah.

Ridwan Kamil menuturkan, dia sedang giat mempromosikan pusat industri Segitiga Rebana (Cirebon-Kertajati-Patimban).

Bandara Kertajati BIJB/ADE BAYU INDRA

Dia berharap investasi di pusat industri masa depan Jawa Barat itu datang dari negara-negara Timur Tengah.

"Segitiga Patimban-Cirebon-Kertajati, supaya investasinya datang dari Timur Tengah karena mesin Jawa Barat ini tidak mungkin ngabret tanpa investasi. Nah, investasinya harus saya seimbangkan geopolitiknya," ujar Ridwan Kamil.

Merancang Alun-alun di Aljazair dan mencari pendanaan UIII

Di Aljazair, Ridwan Kamil akan membicarakan pembangunan Alun-alun Soekarno. Ridwan Kamil mengatakan bahwa dia diminta Pemerintah Aljazair untuk mendesain Alun-alun Soekarno di Aljazair.

Semangat Presiden pertama indonesia menjadi inspirasi bagi negara di Afrika Utara tersebut terutama setelah Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 di Bandung.

"Karena Aljazair merdeka terinspirasi oleh Konferensi Asia-Afrika dan juga semangat Bung Karno," kata dia.

Negara ketiga yang akan dikunjungi Ridwan Kamil dan rombongan yakni Uni Emirat Arab (UEA).

Di UEA, Ridwan Kamil akan berkunjung ke Dubai untuk melihat manajemen kargo bandara yang menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Hal itu berkaitan dengan rencana Bandara Kertajati Majalengka yang juga akan dimanfaatkan sebagai bandara kargo.

FOTO udara landasan Bandara Kertajati di Majalengka.*

"Ada rencana kolaborasi untuk memanfaatkan banyak penerbangan internasional ke Kertajati juga. Ini sangat diminati. Salah satu bandara kargo yang terbaik di dunia ada di Dubai dan Abu Dhabi," katanya.

Ridwan Kamil mengatakan, lawatannya ke Afrika Utara dan Timur Tengah akan dia manfaatkan untuk mencari negara donor bagi pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Cimanggis, Depok.

"Saya mendapat perintah dari Pak Wapres (Jusuf Kalla) untuk mencari donor-donor pembangunan untuk UIII.***

Bagikan: