Pikiran Rakyat
USD Jual 14.311,00 Beli 14.011,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Baru Lima Hari, Penggunaan Tas Plastik di Turki Turun 50 Persen

Fani Ferdiansyah
LIMBAH Plastik.*/REUTERS
LIMBAH Plastik.*/REUTERS

ISTANBUL, (PR). - Penggunaan tas plastik di Turki telah turun sampai 50 persen sejak 1 Januari 2019. Penurunan terjadi ketika pedagang eceran mulai mengenakan biaya untuk tas plastik yang merusak lingkungan hidup.

“Sasaran Turki ialah mengurangi penggunaan tas plastik per orang, yang saat ini berjumlah 440 pertahun, sebanyak 90 persen jadi 40 sampai 2025,” kata Murat Kurum, Menteri Urbanisasi dan Lingkungan Hidup Turki, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Sabtu 5 Januari 2019.

Ia menyebut sebanyak 30-35 miliar tas plastik digunakan di Turki setiap tahun. Kurum menambahkan, Turki membutuhkan penggunaan kembali jarring pasar.

“Kami mendorong pengusaha dan pemilik pabrik agar melakukan promosi," ujarnya.

Dia menjelaskan, sasaran utama kebijakan pro lingkungan itu bukan untuk memperoleh uang dari tas plastik, tapi mencegah kerusakan lingkungan hidup.

Tas plastik dijual seharga 0,25 lira Turki (0,05 dolar AS). Sebanyak 0,10 lira (0,02 dolar AS) dari hasil penjualan tersebut, adalah biaya pembuatan dan 0,15 lira (0,03 dolar) untuk proyek lingkungan hidup.

Kurum mengatakan, "Penghasilan dari penjualan tas plastik akan digunakan untuk beberapa proyek lingkungan hidup seperti sepeda dan jalur pejalan kaki, penghalang suara dan instalasi pengolahan air limbah." Tas plastik memerlukan waktu 1.000 tahun untuk bisa terurai, kata Yayasan Mind Your Waste Foundation.

Yayasan itu telah mengatakan sebanyak lima triliun tas plastik diproduksi setiap tahun di seluruh dunia. Namun hanya satu persen plastik yang didaur-ulang.

Turki juga memiliki proyek nir-limbah yang dipimpin oleh Ibu Negara Turki Emine Erdogan, untuk mengurangi volume limbah yang tak bisa didaur-ulang.***

 

Bagikan: