Pikiran Rakyat
USD Jual 14.353,00 Beli 14.053,00 | Cerah berawan, 27 ° C

2019, Turki Mulai Terapkan Denda untuk Penggunaan Plastik

Siska Nirmala
Kantong Plastik.*/REUTERS
Kantong Plastik.*/REUTERS

ISTANBUL, (PR).- Pedagang eceran Turki akan mulai dikenakan denda jika menggunakan tas plastik, yang merusak lingkungan hidup. Penerapan denda tersebut dilakukan pemerintah Turki untuk mengurangi limbah yang tak bisa didaur-ulang.

Mulai Selasa, 1 Januari 2019, semua pedagang eceran --termasuk mereka yang menjual barang mereka secara daring-- akan mulai menjual tas plastik dengan harga 0,25 lira Turki (0,05 dolar AS) per satu tas. Dari jumlah itu, sebanyak 0,15 lira Turki akan dialokasikan buat proyek lingkungan hidup.

Di Turki, antara 30 miliar dan 35 miliar tas plastik digunakan setiap tahun. Demikian dilaporkan Kantor Berita Anadolu, dilansir Antara. Jumlah tersebut sama dengan 440 tas plastik per orang per tahun, kata Kementerian Urbanisasi dan Lingkungan Hidup.

Beberapa negara, termasuk Inggris, Jerman, Tanzania dan Botswana, sudah mensahkan kebijakan serupa.

Sebagian negara juga telah melarang penggunaan jenis tertentu barang plastik sekali pakai, seperti alat pemotong, tas dan botol.

Tas plastik dapat memerlukan waktu 1.000 tahun untuk terurai, kata Mind Your Waste Foundation. Yayasan tersebut telah mengatakan sebanyak lima triliun tas plastik diproduksi setiap tahun di seluruh dunia, dan hanya satu persen yang didaur ulang.

Ibu Negara Turki Emine Erdogan saat ini memimpin proyek nol-limbah di Turki, yang bertujuan mengurangi volume limbah yang tak bisa didaur ulang.***

Bagikan: