Pikiran Rakyat
USD Jual 14.325,00 Beli 14.025,00 | Umumnya berawan, 28 ° C

Kurangi Ketegangan Tokyo-Pyongyang, PM Abe Siap Temui Kim Jong-un

Imam Jahrudin Priyanto
NEW YORK, (PR).- Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan, dia bersedia bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dalam sebuah langkah untuk mengurangi ketegangan antara Tokyo dan ­Pyongyang. Namun, dia bersikeras bahwa setiap pertemuan dengan Korea Utara harus mengarah pada resolusi penculikan warga negara Jepang seperti dilansir The Guardian, Rabu 26 September 2018.

Berbicara pada Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat pada Selasa, Abe mengatakan dia siap untuk membuat "awal baru" dalam hubungan Jepang dengan Korea Utara. "Korea Utara sekarang berada di persimpangan jalan. Ia akan menyetujui atau menolak pertemun bersejarah yang ditawarkan," ujar Abe.

“Untuk menyelesaikan masalah penculikan, saya juga siap untuk menghapuskan rasa ketidakpercayaan terhadap Korea Utara, memulai awal yang baru dan bertemu langsung dengan pemimpin Presiden Korea Utara Kim Jong-un. ”Namun, jika kami melakukan pertemuan tersebut, maka saya memastikan bahwa pertemuan itu harus berkontribusi terhadap masalah penculikan."

Penculikan belasan warga Jepang oleh agen Korea Utara pada 1970-an dan 1980- an adalah kasus yang sangat emosional di Jepang. Jepang secara resmi menyatakan bahwa 17 warganya telah diculik untuk mengajarkan bahasa dan adat mereka kepada mata-mata Korea Utara. Pada 2002, Korea Utara mengizinkan lima dari mereka untuk kembali ke Jepang setelah pertemuan di Pyongyang antara pemimpin Korea Utara saat itu Kim Jong-il dan mitranya dari Jepang, Junichiro Koizumi.

Namun, Jepang tidak pernah percaya klaim dari Korea Utara yang me­nyatakan bahwa delapan dari sisa korban penculikan meninggal dunia dan empat lainnya tidak pernah masuk ke negara itu. Tidak jelas berapa banyak kemajuan yang Abe akan dapat lakukan untuk menyelesaikan masalah penculikan tersebut.***
Bagikan: