Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 25.3 ° C

Empat Negara Ini Miliki Makanan Khas Nasional yang Berbau Busuk

BEDA negara beda pula makanan khas yang dimilikinya. Indonesia sendiri terkenal dengan berbagai olahan yang kaya cita rasa akan rempah-rempahnya. Pada umumnya makanan memiliki aroma yang nikmat dan menggoda selera. Karena salah satu daya tarik utama dari sebuah makanan, selain dari penyajiannya yang baik , tentunya dari aromanya yang membangkitkan nafsu makan.

Namun, di beberapa negara berikut ini justru menyajikan makanan yang tak biasa yang Anda pun mungkin tak pernah bayangkan. Bahkan salah satu negara ini menyajikan makanan yang memiliki aroma paling busuk di dunia.

1. Balut – Filipina



Makanan yang satu ini sangat populer di Filipina, namun tampilan dari hidangan yang diberi nama balut ini nyatanya tak seindah yang ada dalam bayangan Anda. Jika biasanya kita membayangkan makanan populer di suatu negara memiliki tampilan yang menarik, lain halnya dengan makanan yang ada di Filipina ini.

Balut adalah telur yang berisi embrio bebek/ayam berumur sekitar 18-21 hari. Makanan ini, konon berasal dari China dan dikenal dengan sebutan maodan yang sering dijual oleh pedagang kaki lima. Sebelum bisa disantap, telur harus direbus terlebih dahulu selama 20 menit. Tentu saja embrio di dalamnya direbus dalam keadaan hidup-hidup.

Namun, rupanya tidak semua orang Filipina menyukai hidangan yang satu ini. Ada yang memang sangat menyukainya, dan ada yang bahkan tidak mau nyentuh karena tampilannya yang bisa dibilang menjijikan.

Makanan yang dipercaya jadi obat kuat karena mengandung protein tinggi ini biasanya udah diperkenalkan sejak kecil. Biasanya makanan balut ini dijadikan camilan ketika keluarga besar sedang berkumpul.

2. Anggur Ular (Snake Wine) - Tiongkok



Pernahkah Anda mencoba minuman yang tidak biasa bahkan terbilang ekstrim? Jika pernah, apakah minuman yang Anda minum seektrim minuman yang dihidangkan di negara Tiongkok ini. di negara Tiongkok ada yang namanya  Snake Wine alias bir ular. Minuman tradisional asal Tiongkok ini bukan hanya sekedar istilah, akan tetapi benar-benar mengandung ekstrak ular.

Berdasarkan penelusuran Bir Ular ini merupakan satu minuman beralkohol yang dibuat dengan mencampurkan ular ke dalam anggur beras atau gandum. Ular dibiarkan larut dalam alkohol hingga mengeluarkan ekstrak racun. Racun tersebut dipercaya tak berbahaya bagi kesehatan lantaran sudah dinetralkan menggunakan cairan etanol sehingga kandungan racun tidak aktif.

3. Hiu Busuk (Hakarl) – Islandia



Makanan ini merupakan salah satu makanan yang paling berbau busuk yang ada di dunia. Makanan khas Islandia ini, merupakan hidangan wajib dalam Thorrablt, festival pertengahan musim dingin Islandia yang berawal dari abad 19, dikutip dari Wikipedia. Makanan ini terbuat dari dagingikan hiu Greenland, yang terkenal dengan kandungan konsentrasi racun yang sangat tinggi dan memiliki bau sangat busuk.

Hiu Greenland yang telah difermentasikan selama beberapa minggu di bawah bebatuan itu kemudian digantung selama tiga bulan. Hákarl memiliki rasa yang khas dan memiliki bau amonia serta rasa ikan yang sangat kuat. Fermentasi dilakukan dengan tujuan mengurangi racun yang terkandung di dalam ikan yang hidup di perairan dingin.

4. Haggis – Skotlandia



Aneka jeroan memang seperti usus, paru dan hati, bukan makanan populer di negara-negara selain Asia seperti Indonesia. negara Barat jeroan hewan justru dijual sangat murah, bahkan diberikan pada hewan peliharaan.

Namun lain halnya dengan masyarakat Skotlandia, salah satu negara di Eropa, banyak yang menyukai aneka makanan berbahan jeroan. Salah satu hidangan khas mereka, bahkan terbuat dari jeroan domba, yaitu haggis. makanan itu terdiri atas campuran jantung, hati, paru-paru, serta jeroan domba lain. Semua dicincang dan dihaluskan. Lalu, dicampur dengan bumbu seperti bawang Bombay, oatmeal, cabai, lemak, garam, merica, dan rempah-rempah. (Lisdawati)***

Bagikan: