Pikiran Rakyat
USD Jual 14.185,00 Beli 13.885,00 | Umumnya berawan, 21.6 ° C

CIA Bertemu Kim Jong-un Secara Rahasia

Yusuf Wijanarko

WASHINGTON, (PR).- Calon menteri luar negeri Amerika Serikat yang kini menjabat direktur CIA, Mike Pompeo menggelar kunjungan rahasia ke Korea Utara untuk bertemu dengan Kim Jong-un.

Keduanya membicarakan rencana pertemuan puncak Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Kim Kim Jong-un. Demikian disampaikan pejabat Amerika Serikat, Selasa 17 April 2018 waktu setempat.

Mike Pompeo, dengan demikian, adalah pejabat tertinggi Washington pertama yang bertemu dengan Kim Jong-un. Pembicaraan di antara keduanya memberi tanda terkuat kesediaan Donald Trump untuk bertemu Kim Jong-un.

Pertemuan itu membuat Donald Trump semakin percaya bahwa perundingan produktif bersama Korea Utara mengenai program rudal dan nuklir adalah hal yang sangat mungkin dilakukan.

Mike Pompeo, dalam laporan pertemuannya dengan Kim Jong-un melaporkan bahwa Washington layak terus mengupayakan pertemuan puncak kedua negara meski belum ada kejelasan mengenai tempat. Hal itu disampaikan sumber kedua yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sebelumnya, Donald Trump mengatakan bahwa dia terlibat dalam perundingan langsung dengan Korea Utara untuk mempersiapkan pertemuan puncak anatara dia dengan Kim Jong-un.

Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, saat diminta konfirmasi mengenai aktivitas Mike Pompeo mengatakan, "Pemerintah tidak berkomentar mengenai kunjungan direktur CIA." Demikian dilaporkan Reuters dan dikutip Antara.

Mike Pompeo sebelumnya sempat mengatakan kepada Senat dalam rapat uji kelayakan untuk posisi menteri luar negeri bahwa dia optimistis pertemuan antara Donald Trump dengan Kim Jong-un akan memberi hasil diplomatik positif. Meski demikian dia tidak berharap akan tercapainya kesepakatan komprehensif.

Mike Pompeo mengatakan bahwa tujuan pertemuan itu adalah kesepakatan yang membuat Korea Utara tidak lagi mengancam Amerika Serikat dengan senjata nuklir.

Sementara itu, Donald Trump, yang tengah menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Florida mengatakan bahwa ada banyak niat baik untuk mendorong hubungan diplomatik dengan Korea Utara.

Pertemuan bisa terjadi? 



Akan tetapi, Donald Trump juga mengatakan bahwa pertemuan puncak dengan Kim Jong-un mungkin saja tidak akan terjadi.

Upaya menggelar pertemuan bersejarah itu dipermudah oleh meredanya ketegangan kawasan terkait masalah pengembangan rudal nuklir yang mampu menyasar Amerika Serikat. 

Kim Jong-un dikabarkan sudah sepakat untuk mendiskusikan denuklirisasi kata sejumlah pejabat Washington dan Korea Selatan.

Donlad Trump yang sepanjang tahun lalu sering mengancam Kim Jong-un mengatakan tengah mencari lima pilihan tempat untuk pertemuan itu. 

Saat ditanya apakah akan digelar di Amerika Serikat, Donald Trump menjawab, "tidak".

Menurut spekulasi, di antara pilihan tempat yang ada ialah Pyongyang, kawasan demiliterisasi di perbatasan dua Korea, Stockholm, Jenewa, dan Mongolia.***

Bagikan: