Pikiran Rakyat
USD Jual 14.558,00 Beli 14.460,00 | Sedikit awan, 20.4 ° C

Dokumen Sangat Rahasia Australia Tertinggal di Toko Barang Bekas

PERDANA Menteri Australia Malcolm Turnbull menggunakan teelfon selulernya saat di gedung parlemen di Canberra Australia, 14 September 2016 lalu.*
PERDANA Menteri Australia Malcolm Turnbull menggunakan teelfon selulernya saat di gedung parlemen di Canberra Australia, 14 September 2016 lalu.*

CANBERRA, (PR).- Birokrat Australia melakukan penyelidikan terkait dokumen sangat rahasia yang bocor setelah tertinggal di toko bekas. Australian Broadcasting Corp (ABC) mengumumkan serangkaian berita minggu ini terkait berkas kabinet dari pemerintahan sekarang dan sebelumnya.

Pada hari Rabu, 31 Januari 2018, ABC mengungkapkan terkait berkas-berkas yang telah ditemukan didalam lemari arsip terkunci yang dibeli di toko Canberra, seperti dilaporkan BBC. Departeman Perdana Menteri dan Kabinet memerintahkan tinjauan mendesak.

ABC menggambarkan “kejadian ini sebagai salah satu pelanggaran terbesar kabinet keamanan dalam sejarah Australia”, lemari arsip itu berisi ratusan dokumen yang telah dikelompok-kelompokan.

Bagaimana mereka menemukannya?



Lemari arsip berada di toko barang-barang bekas, tempat dimana perabotan bekas pemerintah dijual dengan murah, kata penyiar salah satu media terbesar di Australia.

"Dua lemari arsip tersebut ditawar lebih murah lagi karena berat dan tidak ada kuncinya," kata ABC dalam laporan beritanya.

"Lemari arsip dibeli untuk dekorasi tanpa dibuka selama beberapa bulan sampai kunci dihancurkan dengan bor."

ABC tidak mengidentifikasi toko atau orang yang telah membeli lemari arsip.

Apa isi file itu?



Dokumen-dokumen Kabinet Australia biasanya disegel dan dirahasiakan sampai diumumkan ke publik 20 tahun kemudian. Dokumen-dokumen yang dilaporkan minggu ini dikatakan berisi cara menyelidiki kerja lima pemerintah sebelumnya dalam dekade terakhir.

Pengumunan sekaligus pernyataan ABC:


  • Polisi Federal Australia kehilangan hampir 400 berkas keamanan nasional dalam lima tahun

  • Mantan Perdana Menteri Tony Abbott dianggap meniadakan kesejahteraan bagi masyarakat berusia di bawah 30 tahun,

  • Perdana Menteri Kevin Rudd dan Julia Gillard diperingatkan tentang risiko skema isolasi rumah yang kemudian merenggut empat nyawa,

  • Mantan Perdana Menteri John Howard telah memperdebatkan pemindahan hak orang untuk tetap diam di bawah pemeriksaan polisi.



Apa yang telah terjadi?



Berbagai reaksi di media sosial terkait bagaimana dokumen-dokumen tersebut ditemukan.

Dari akun twitter ShyMylo “Saya tahu benar apa yang pemerintah rasakan, saya meninggalkan salinan Aphorodite Kylie Minogue di CD player mobil yang pernah saya jual ke rosokan #CabinetFiles”.

Akun Sally Sara “Salut untuk semua anggota bandan keamanan dan intelijen yang tanggap di Op Shopping siang ini.”

Yang lain mengatakan bahwa informasi keamanan nasional bisa berakhir dengan siapapun bahkan pemerintah asing.

Martin Parkinson, kepala Departemen Perdana Menteri dan Kabinet, mengatakan bahwa sebuah tinjauan penting akan dilakukan, namun dia menolak berkomentar lebih jauh ke media lokal.

Penemuan tersebut muncul pada saat Australia memperdebatkan undang-undang baru yang bertujuan untuk mencegah campur tangan asing dalam politiknya.

Bulan lalu, Mr Turnbull mengatakan bahwa kekuatan asing berusaha mempengaruhi proses politik di Australia dan internasional.(Umi Soliha)***

Bagikan: