Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Berawan, 19.9 ° C

#KlipingPR Susu Bermelamin Racuni 294 Ribu Anak di Tiongkok

Gugum Rachmat Gumilar
HARIAN Umum Pikiran Rakyat edisi 3 Desember 2008.*
HARIAN Umum Pikiran Rakyat edisi 3 Desember 2008.*

3 Desember 2008. Pemerintah Tiongkok mengumumkan peningkatan jumlah anak yang sakit dan meninggal. Kondisi ini bermula dari ditemukannya susu mengandung melamin yang dikonsumsi anak-anak di negara tersebut. Insiden memilukan ini tercatat dalam koran Pikiran Rakyat edisi 3 Desember 2008.

Kementerian Kesehatan Tiongkok pun mengeluarkan pernyataan resmi. Yang paling mengejutkan adalah adanya 294 ribu anak yang mengalami masalah ginjal dan saluran urine akibat mengonsumsi susu bermelamin tersebut. Sebanyak 51 ribu di antaranya harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. 154 anak bahkan sempat mengalami masa kritis.

Angka pasien itu melonjak 6 kali lipat dibandingkan jumlah anak penderita gangguan ginjal pada hari-hari biasanya. Selain ratusan ribu anak terganggu ginjalnya, enam anak juga dilaporkan meninggal dunia dalam kasus ini.

Kandungan melamin



Bahan kimia melamin biasanya digunakan untuk membuat plastik. Bahan ini dicampurkan oleh para pengumpul susu. Mereka melakukannya untuk menambah kandungan protein. Dengan kadar protein tinggi, susu yang mereka kumpulkan bisa diterima pabrik untuk selanjutnya diolah menjadi susu formula atau produk susu lainnya.

Skandal ini mendadak menjadi pembicaraan masyarakat global. Sejumlah negara di berbagai belahan dunia segera mengambil tindakan.  Berbagai produk asal Tiongkok yang mengandung susu diserukan untuk ditarik bahkan dilarang peredarannya. Sebaliknya, Pemerintah Tiongkok terus meyakinkan dunia bahwa produk-produk yang mereka ekspor aman. Namun hal itu tidak terlalu berpengaruh. Pasalnya dalam waktu hampir bersamaan, ditemukan pula telur-telur asal Tiongkok yang juga terlacak memiliki kandungan melamin.***

Bagikan: