Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian cerah, 31.1 ° C

Lima Kota dengan Transportasi Publik Terbaik

Eva Nuroniatul Fahas
PENUMPANG kereta cepat KTX dari Busan tiba di Stasiun Seoul, Korea Selatan, Senin 30 Januari 2017. Sistem transportasi yang andal merupa­kan hal paling penting karena mengantarkan war­ga­nya melakukan hampir separuh pekerjaannya.*
PENUMPANG kereta cepat KTX dari Busan tiba di Stasiun Seoul, Korea Selatan, Senin 30 Januari 2017. Sistem transportasi yang andal merupa­kan hal paling penting karena mengantarkan war­ga­nya melakukan hampir separuh pekerjaannya.*

DARI Munich hingga Taipei, laman berita BBC merangkum lima kota yang memiliki sistem transportasi publik efisien dan terintegrasi dengan baik. Tentu saja sistem demikian memberi kemudahan warga dalam beraktivitas.

Sistem transportasi yang baik menjadi idaman bagi warga suatu kota. Apalagi jika kota tersebut sudah menjadi wilayah urban dengan beragam kalangan dan kegi­atan yang mengisinya. Sistem transportasi juga dinilai sebagai hal paling krusial karena mengantarkan warga melakukan hampir separuh pekerjaannya. Dari rumah ke kantor, sekolah, atau tempat wisata, jutaan orang bisa jadi bergantung pada keandalan sistem transportasi.

Lima kota berikut ini dinobatkan sebagai kota terbaik dari segi sistem transportasi dan sudah disahihkan oleh banyak ”daftar terbaik dunia” seperti Travel + Leisure, Wired, atau CNN Travel and Gadling.

 

London



Dengan area seluas 600 mil persegi, Kota London di Inggris dila­yani jaringan kereta api cepat termasuk stasiun bawah tanah, overground, hingga lightrail. The London Underground yang juga disebut Tube, dibuka pada 1863 dan membuatnya menjadi sistem transportasi bawah tanah tertua dunia. Tube juga sekaligus menjadi transportasi publik termahal dunia berdasarkan penelitian dari Perpustakaan House of Commons serta memiliki peta dengan rancangan terbaik dalam sejarah transit.

Peta tersebut merupakan pembaruan dari rancangan evolusioner Harry Beck pada 1931, digambarkan dengan jelas lines dan interchanges-nya. Oleh karena itu, sepertinya tidak ada kota lain yang memiliki nama stasiun menarik seperti Elephant and Castle or Mile End, Peckham Rye, atau Ladbroke Grove.

Warga London terbiasa memeriksa pergerakan mereka setiap pa­gi agar bisa menyesuaikan jika ada keterlambatan keberang­kat­an. Situs Journey Planner membantu mereka dengan menyediakan pilihan rute, termasuk berapa jauh Anda harus berjalan menuju pemberhentian bus dan Tube terdekat.

Sistem transportasi sepanjang 250 mil tersebut juga mencakup a­rea yang melintas dari perkotaan yang padat ke perdesaan yang indah hanya dengan satu tarif. Sistem juga memudahkan orang be­pergian dari pusat kota ke daerah pinggiran seperti Epping Forest atau Chiltern Hills.

 

Seoul



Sistem kereta bawah tanah Seoul dikenal sebagai sistem terpanjang di dunia dengan panjang trek 508 km dan lebih dari selusin ja­lur yang melintasi 25 distrik kota.

Sistem transportasinya sedemikian canggih. Teknologi paling mu­takhir di banyak stasiun menyelaraskan bahasa Korea dan Inggris. Tersedia layar sentuh digital untuk memberikan informasi yang paling akurat (real time), peta jalur dan rute, hingga informa­si untuk turis.

Saat jam sibuk, kereta tiba setiap 2 menit dan jika tengah lo­wong berhenti setiap 5 menit. Hal itu membuat pergerakan di Seoul begitu nyaman serta disenangi warga dan turis.

Lebih memanjakan lagi karena Pemerintah Kota Seoul menyediakan wi-fi gratis yang tersedia di setiap stasiun. Hebatnya, jaringan internet di Seoul sangat mumpuni, cepat, dan tanpa gangguan. Terdapat pula TV digital dalam kereta atau pemanas kursi saat musim dingin.

Selain kereta, keandalan transportasi di Seoul juga mencolok da­ri armada busnya. Mereka dibedakan dari warna, merah untuk bus ekspres, sedangkan hijau untuk bus dengan rute pendek antarstasiun dan titik lainnya.

Munich



Sistem transportasi umum di ibu kota Bavaria ini bisa jadi yang paling mudah digunakan di seluruh Eropa. Dikenal istilah U-Bahn untuk kereta bawah tanah, S-Bahn untuk kereta komuter dan kereta api, juga ada sistem bus dan trem yang terintegrasi.

Seluruh transportasi publik ini dikelola oleh MVV, otoritas transportasi di Munich. Sistem itu menyediakan perjalanan yang mulus dari bandara ke pusat kota dan sekitarnya melalui tiket multi-trans­portasi setiap hari, mingguan, dan bulanan yang hanya perlu divalidasi sekali.

Tiket dapat digesek di setiap pemberhentian metro atau bus sehingga mampu menghemat waktu dan mengurangi kemacetan. Aplikasi Companion MVV disediakan untuk pengguna gawai bersistem operasi iOS dan Android. Di dalamnya terdapat peta jalur, jadwal, serta informasi tentang penundaan dan kemacetan. Bukan ha­nya sistem transportasinya yang efektif, kota ini juga dikenal sebagai kota dengan standar kota berteknologi tinggi di Jerman.

 

Portland



Budaya bersepeda di Portland, Amerika Serikat, sudah semakin maju. Hal itu membuat di Portland tersedia jalur sepeda bermil-mil jauhnya sepanjang Trimet. Sistem angkutan massal juga mencakup trem, bus, dan lightrail MAX (Metropolitan Area Express) yang menghu­bungkan pusat Kota Portland ke bandara dan pinggir­an kota.

Masalah anggaran sempat membuat kehebohan di tengah ma­sya­rakat ketika diberlakukan kenaikan tarif. Trimet lantas menggratiskan layanan bagi semua siswa sekolah menengah di Portland Public School District. Siswa lain menerima Youth Pass dengan pengurangan tarif.

Portland juga menduduki puncak daftar kota besar yang paling ramah untuk bersepeda di AS. Sebanyak 6,3% warganya bepergian dengan sepeda, sekitar 31% siswa berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah (sebagai perbandingan, angka rata-rata nasional 13%). Pe­ngelola sekolah juga memberikan kelas penyuluhan keamanan ber­sepeda selama 12 minggu dalam setahun.

 

Taipei



Ibu kota Taiwan yang sedang menikmati PDB kedua terbesar di Asia ini merupakan bagian dari area metropolitan yang lebih besar yang mencakup Taipei dan kota pelabuhan Keelung. Taipei juga menjadi rumah bagi hampir tujuh juta orang.

Warga Taipei dibawa berkeliling kota setiap hari dengan sistem transit cepat yang bersih, efisien, dan sangat tepat waktu. Sistem transportasinya juga menggunakan pembayaran nontunai yang di­sebut EasyCard, yang dibaca oleh panel di bus dan di stasiun metro MRT.

Kartu tersebut bahkan bisa digunakan pada kereta berkecepatan tinggi, penyewaan sepeda, beberapa taksi, hingga beberapa penerbangan domestik. Sistem yang sangat tepat waktu ini menjalankan moda transportasi kereta setiap lima menit. Di dalamnya juga ada larangan untuk makan dan minum serta keharusan menjaga agar kereta terbebas dari sampah.***

Bagikan: