Pikiran Rakyat
USD Jual 14.540,00 Beli 14.240,00 | Umumnya berawan, 28 ° C

Taiwan Segera Produksi Kapal Selam Sendiri

Huminca Sinaga
KAPAL selam yang terlihat di pangkalan militer Taiwan di Kaohsiung, 12 Maret 2017.*
KAPAL selam yang terlihat di pangkalan militer Taiwan di Kaohsiung, 12 Maret 2017.*

TAIPEI, (PR).- Taiwan yang sebelumnya selalu membeli kapal selam dari Amerika Serikat, kini telah bisa memproduksinya sendiri. Seperti dilaporkan Reuters, Kamis 6 April 2017, Taiwan akan memproduksi 8 kapal selam untuk memperkuat sektor pertahanan di laut. Selain itu, kapal tersebut juga dibuat untuk menggantikan 4 kapal selamnya yang telah menua, yang dibeli dari Amerika Serikat dan Belanda 30 tahun lalu.

Kendati membuat kapal selam sendiri, Taiwan masih tetap melakukan kerja sama dengan AS dan mitra lainnya. Pasalnya, negeri kepulauan tersebut belum sepenuhnya menguasai teknologi pembuatan kapal selam yang canggih. Pemerintah Taiwan tetap akan melakukan kemitraan dengan sejumlah negara pemilik teknologi kapal selam.

Rencananya, pembuatan purwarupa 8 kapal selam itu akan selesai awal 2018 mendatang. "Ini proyek kapal selam pertama yang dibuat di dalam negeri, kami berharap bisa membuat 8 kapal selam," ujar Kepala Angkatan Laut Taiwan, Lee Tsung-hsiao, kepada para anggota DPR Taiwan saat mengumumkan proyek pemerintah soal pembuatan kapal dalam negeri tersebut.

Kepala proyek pembuatan kapal selam, Cheng Wen-lon mengatakan bahwa desain awal kapal selama akan rampung pada awal 2018. Sementara kedelapan kapal tersebut diharapkan sudah bisa dioperasikan dalam 10 tahun ini. Pernyataan otoritas Taiwan terkait pembuatan kapal selam ini dilontarkan menjelang pertemuan pemimpin AS Donald Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping.

Bagi Tiongkok, aksi Taiwan ini tentu saja telah melukai Beijing karena Taiwan bukanlah negara, tetapi salah satu provinsi di Tiongkok. Namun, perilaku Taiwan yang membuat kapal selam dan juga menjalin hubungan dagang dengan AS, termasuk pembelian senjata dan alat-alat pertahanan lainnya, tak menunjukkan kalau Taiwan adalah bagian dari Tiongkok.

Saat ini, Taiwan dan AS sedang terlibat dalam sejumlah pembicaraan jual-beli senjata. Selama ini Taiwan sangat bergantung pada alat-alat militer buatan AS.***

Bagikan: