Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 31.1 ° C

Kebijakan Trump Soal Imigrasi Kembali Dibekukan

Huminca Sinaga
WASHINGTON, (PR).- Kebijakan Donald Trump soal imigrasi yang melarang warga dari enam negara yaitu Sudan, Somalia, Iran, Suriah, Yaman dan Libia masuk ke AS, kembali mendapat perlawanan dari hakim federal. Jika sebelumnya, hakim yang menentang berasal dari Seattle, James Robart, maka kini yang menentang kebijakan hasil revisi tersebut adalah hakim dari Hawaii, Derrick Watson. Dengan adanya penentangan dari hakim di Hawaii tersebut, aturan baru Trump tersebut pun kembali dibekukan, terhitung mulai Kamis 16 Maret 2017.

Seperti dilaporkan BBC, ketetapan baru Presiden Trump terkait larangan perjalanan terhadap enam negara mayoritas berpenduduk Muslim kembali mendapat hadangan setelah seorang hakim federal di Hawai memblokirnya, beberapa jam sebelum ketetapan itu dijawalkan berlaku pada tengah malam,Kamis 16 Maret 2017.

Dalam argumen penentangannya terhadap aturan baru Trump tersebut, hakim Derrick Watson tak bisa menerima alasan pemerintah bahwa larangan perjalanan tersebut diberlakukan karena terkait masalah keamanan nasional.

Merespons penolakan hakim federal yang bertugas di Hawaii tersebut, Presiden Trump menyebut keputusan itu sebagai "tindakan peradilan yang melampaui batas yang belum pernah terjadi sebelumnya."
Ketetapan baru Trump itu memberlakukan larangan masuk selama 90 hari pada warga dari enam negara dan larangan masuk 120 hari terhadap pengungsi.

Trump menegaskan langkah ini dimaksudkan untuk mencegah teroris memasuki AS, tetapi pengamat menganggapnya diskriminatif. Versi awal ketetapan itu (sebelum direvisi) dikeluarkan pada akhir Januari lalu, yang memicu kebingungan dan protes. Aturan tersebut kemudian dibekukan secara nasional melalui putusan seorang hakim di Seattle.***
Bagikan: