Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya berawan, 29.2 ° C

Supermoon Terbesar dalam 70 Tahun Terakhir Hadir Malam Ini

SENIN, 14 November 2016, fenomena purnama raksasa atau supermoon akan kembali menyapa warga bumi. Supermoon adalah kondisi dimana bulan berjarak dekat dengan bumi sehingga bulan akan terlihat lebih besar.

Menariknya supermoon kali ini merupakan yang paling besar dan paling terang sejak peristiwa yang sama pada 26 Januari 1948.

NASA melansir, bulan akan tampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang karena “hanya” berjarak 356.500 kilometer dari bumi. Hal ini terjadi karena orbit bulan tidak berbentuk bulat sempurna. Sebabnya akan ada masa dimana bulan mencapai jarak terdekat dengan bumi (perigee) dan juga jarak terjauh (apogee).

Meski begitu, editor majalah Sky & Telescope Alan MacRobert menyebut tidak akan ada perbedaan jauh. “Itu tak cukup untuk melihat perbedaannya kecuali Anda memperhatikan dengan seksama.”

Dikutip dari laman space.com, tahun ini menjadi tahun yang istimewa, karena supermoon muncul dalam tiga kesempatan yaitu pada 16 Oktober, 14 November, dan 13 Desember. Padahal biasanya supermoon hanya terjadi sekali dalam 13 bulan.

Istilah supermoon sendiri tidak diketahui asal-usulnya. Neil deGrasse Tyson, direktur Hayden Planetarium New York menyebut istilah tersebut sesuatu yang berkembang dengan sendirinya.

“Saya tak tahu siapa yang pertama kali menyebutnya supermoon. Namun jika Anda memiliki pizza 16 inci, apakah Anda akan menyebutnya super pizza bila dibandingkan dengan pizza 15 inci?” ujar Tyson.

Di Indonesia, supermoon malam ini akan bisa disaksikan di manapun. Namun tentunya jika ingin melihat dengan lebih jelas, pilihlah lokasi yang jauh dari polusi cahaya. Maka jika memungkinkan jangan lewatkan fenomena ini. Sebab supermoon terbesar baru akan hadir kembali pada 25 November 2034 mendatang.(Muhammad Hafizhuddin)***
Bagikan: