Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Langit umumnya cerah, 19.2 ° C

Ingin Memotret Supermoon? Simak Tipsnya

Fenomena supermoon akan menjadi pemandangan indah yang bisa disaksikan Senin, 14 November 2016 malam nanti. Sebab kali ini akan menjadi yang paling besar dan paling terang dalam kurun waktu hampir 70 tahun terakhir. Untuk itu tentunya momen langka ini patut Anda abadikan.

Bill Ingals, seorang fotografer NASA yang telah bekerja selama lebih dari 25 tahun membagikan tips bagi Anda yang ingin memotret supermoon. Berikut beberapa tips yang dilansir dari laman space.com:

 

Masukkan Landmark dalam foto

Pastikan Anda mengikutsertakan suatu objek dalam frame yang sama dengan bulan, misalkan gedung atau bangunan apapun.

“Bisa saja landmark lokal, atau apapun yang bisa memberikan rasa dari tempat tersebut pada foto,” ujar Bill.

Di Bandung, Anda bisa mencoba Gedung Sate atau Jembatan Pasupati sebagai objek lain selain bulan.

 

Perhatikan lokasi secara seksama

Gunakan alat apapun untuk memungkinkan potret yang sempurna, termasuk Google Maps atau kompas untuk membantu memberi petunjuk lokasi yang tepat untuk melihat bulan dan obyek lain yang ingin dimasukkan dalam frame dengan sama baiknya. Pastikan agar presisi dan jika memungkinkan hindari polusi cahaya.

 

Kreatiflah

Meskipun lokasi tinggal Anda jauh dari monumen atau tidak bisa mengakses tempat yang bagus untuk mengambil foto, Anda tetap bisa membuat foto yang mengesankan. Bill menceritakan pengalamannya saat ke Shenandoah National Park pada 2009 untuk memotret komet Lulin, tapi ia sempat khawatir karena tak membawa teleskop seperti fotografer lainnya. Ia pun memutuskan untuk menggunakan cahaya merah dari headlamp-nya untuk menerangi hutan saat memotret bulan dengan lensa panjang di antara pepohonan. Hasilnya, foto tersebut oleh National Geographic disebut sebagai satu dari 10 foto angkasa terbaik tahun 2014.

 

Sertakan orang sebagai obyek lain

Anda bisa menyertakan seseorang sebagai objek yang menemani bulan. Misal, tangan orang tersebut berpose layaknya memegang bulan. Bill mengatakan banyak foto yang bagus dengan gaya seperti itu. Anda dapat sekreatif mungkin membuat foto tampak berkesan.

 

Gunakan teknik DSLR

Jika Anda berencana menggunakan lensa yang panjang, ingatlah bahwa bulan merupakan objek bergerak. Maka Anda harus bisa menyeimbangkan antara mencoba untuk mendapat exposure yang tepat dan menyadari bahwa shutter speed harus lebih cepat.

 

Gunakan smartphone

Jika tidak memiliki kamera SLR, Bill mengatakan bahwa kamera di telefon pintar tetap bisa mengambil gambar dengan baik. Ia menyarankan untuk mendatangi area perkotaan dengan latar depan yang terang. “Ketuk layar dan tahan pada objek (bulan) untuk mengunci fokus, lalu geser jari Anda ke atas dan ke bawah untuk mengatur pencahayaan.” (Muhammad Hafizhuddin)***

Bagikan: