Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sebagian berawan, 18.8 ° C

Hari Ini 36 Tahun Silam: Voyager Kontroversial Mengangkasa

TEPAT pada 18 September 1977 lalu, pesawat luar angkasa Voyager terbang meninggalkan bumi. Pesawat ini merupakan pesawat besutan Amerika Serikat untuk menjelajahi luar angkasa.

Dalam penerbangannya Voyager terbagi menjadi Voyager I dan Voyager II. Voyager I diberangkatkan untuk melintasi Uranus, Neptunus , saturnus lalu Pluto tanpa menjelajahi Titan (satelit alami terbesar Saturnus. Satelit ini merupakan satu-satunya satelit alami yang memiliki atmosfer padat dan satu-satunya objek selain Bumi yang terbukti memiliki cairan di permukaan). Voyager II dirancang untuk melintasi Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Saat diluncurkan, Voyager 2 juga dibekali dengan piringan berlapis emas. Layaknya piringan hitam untuk alat musik klasik gramofon itu berisi suara-suara atau gambar kehidupan dan keanekaragaman makhluk bumi. Dalam piringan berlapis emas itu terdapat 55 bahasa manusia di bumi. Selain itu, piringan emas tersebut juga diisi dengan segala macam musik-musik manusia di Bumi. Semua musik dan kebudayaan yang ada dunia telah pula diikutsertakan oleh wahana Voyager di dalam "piringan emas" atau disebut juga "Voyager Golden Record" atau Piringan Emas Voyager. Di dalam piringan yang dinamai "The Sound of Earth" itu juga terdapat musik tradisional dari Indonesia, Gamelan Jawa.

Terlihat dari Voyager I, memang bumi terlihat bulat itu membantah dari teori Flat Earth yang saat ini mulai beredar. Dalam teori Flat Earth dikatakan Bumi dikelilingi oleh air. Para pemercaya teori Flat Earth mengatakan "Silakan terbang melintasi antartika sehingga terbukti bumi ini berbentuk bola. Anda pasti tak akan dapat melakukannya."

Kepercayaan tentang adanya yang belum bisa melintasi Antartika merupakan penguat pemegang pemahaman Flat Earth. Kajian teori yang mungkin bisa mengaduk logika yang disuguhkan mereka, siapa yang terpedaya mungkin akan cepat membayangkan hal baru atau terpengaruh. Tapi yang mengecewakan pemmbuktian teori Flat Earth hanya seperti suguhan-suguhan logika, dimana ilmuwan yang menyuguhkannnya belum mencobakan praktik secara langsung.

Dalam pesan yang terkandung di dalam Voyager ilmuan juga mengabarkan terdapat kabar pesan suara yang diberikan alien. Dugaan suara yang sedang diteliti itu menjadi suatu penelitian misterius dari penerbangan Voyager ke luar angkasa yang belum terpecahkan dan menimbulkan banyak spekulasi. (Fakhrul Irfan)***
Bagikan: