Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Sebagian cerah, 30.5 ° C

Hasil Survei: Trump Unggul Tipis Atas Clinton

Huminca Sinaga
CLEVELAND, (PR).- Capres Partai Republik Donald Trump di hadapan delegasi Konvensi Partai Republik (RNC) yang masih berlangsung di Cleveland, Ohio, mengatakan bahwa dirinya meski tak didukung sejumlah elit partainya, yakin bisa membereskan masalah Amerika, seperti imigrasi dan keamanan nasional.

Trump yang kini sudah resmi menjadi capres dari Partai Republik tersebut berjanji akan selalu memprioritaskan Amerika dalam kebijakannya. "Ini adalah kehormatan besar bagi saya untuk menjadi capres Amerika dari Partai Republik. Saya akan bekerja keras dan tidak akan membuat Anda kecewa! Amerika yang pertama!" ujarnya.

Pernyataan Trump ini menunjukkan bahwa jika dia berhasil mengalahkan capres Partai Demokrat Hillary Clinton, dia akan fokus mengurus masalah dalam negeri ketimbang luar negeri. Dia juga menambahkan bahwa kebijakan akan memprioritaskan warga biasa di AS, jadi bukan kalangan pengusaha dan lainnya.

Strategi ini bukan hal yang asing karena secara platform politik, Partai Republik lebih fokus mengurusi masalah domestik. Sementara Partai Demokrat, kendati fokus juga terhadap kebijakan di dalam negeri, tetapi aktif dalam menuntaskan masalah-masalah internasional. Ini pula bis amnejelaskan mengapa selama era Obama yang berasal dari Partai Demokrat tersebut, pemerintahannya aktif di setiap isu internasional, mulai dari masalah terorisme sampai perubahan iklim.

Masih dalam laporan AFP, keberhasilan Trump menjadi capres Partai Republik yang sebelumnya sempat diremehkan karena kerap membuat pernyataan kontroversial tersebut, telah membuat sejumlah kalangan, Trump bisa saja mengalahkan Clinton. Hasil sigi secara nasional menunjukkan Trump dan Clinton bersaing ketat untuk memperebutkan kursi nomor satu di Gedung Putih. Hasil jajak pendapat CNN menunjukkan bahwa 56 persen warga Amerika kemungkinan memilih Trump.

Namun, hasil jajak pemdapat ini bisa berubah karena Konvensi Partai Demokrat (DNC) maish belum digelar. Warga Amerika masih menunggu calon wapres yang akan diusung Clinton dalam gelaran DNC yang akan berlangsung pada Sabtu 23 Juli 2016 waktu setempat di Philadelphia. Konvensi Partai Republik memang dilakukan lebih awal ketimbang konvensi Partai Demokrat.

Dalam konvensi Partai Demokrat Sabtu ini, Clinton akan diumumkan sebagai calon resmi capres partai petahana. Selain itu, akan diumumkan pula pendamping Clinton alias cawapres Partai Demokrat.
Sejumlah kalangan memprediksi Clinton lebih unggul ketimbang Trump. Pasalnya, pencalonan Trump sendiri tak didukung elite partainya. Hal ini terlihat dari ketidakhadiran sejumlah elite Partai Republik dalam konvensi partai tertua di Amerika itu. Keluarga Bush dengan terangan-terangan menentang Trump menjadi presiden AS. Begitu juga dengan senantor Ted Cruz dengan tegas menolak memberikan dukungan kepada Trump, kendati suara partai telah menyepakati bahwa Trump adalah capres resmi.***
Bagikan: