Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya cerah, 30.1 ° C

Jumlah Orang Menikah di Inggris Turun

Anwar Effendi
LONDON, (PR).- Persentase penduduk Inggris dan Wales yang berstatus menikah mencapai titik terendah sejak 2002. Di sisi lain, para penduduk berstatus lajang menunjukkan peningkatan signifikan, papar Badan Statistik Nasional Inggris.

Menurut hasil survei 2015 yang baru dipublikasikan, 50,6% dari 57 juta penduduk Inggris dan Wales berstatus menikah. Jumlah ini lebih rendah 4,2% dibandingkan dengan kategori serupa pada 2002.

Pada periode yang sama, jumlah orang yang berstatus lajang justru meningkat dari 29,6% menjadi 34,5%.

Pamela Cobb, selaku ahli statistik dari Badan Statistik Nasional Inggris, mengatakan tren itu amat terkait dengan gaya hidup penduduk Inggris.

“Hanya setengah dari populasi yang berusia 16 tahun ke atas menikah pada 2015. Angka ini terus menurun sejak 2002, yang mungkin bisa dikaitkan dengan peningkatan jumlah orang yang tinggal bersama,” kata Cobb yang dikutip BBC.

Berdasarkan hasil survei Badan Statistik Nasional, tinggal bersama bagi pasangan yang belum pernah menikah menjadi lebih umum, khususnya pada usia muda.

Di samping statistik umum mengenai berapa banyak penduduk yang menikah dan lajang, Badan Statistik Nasional menyodorkan jumlah mereka yang bercerai dan menikah sesama jenis.

Pada 2015, jumlah pasangan yang bercerai di Inggris dan Wales mencapai 8,1% dari populasi. Adapun jumlah orang yang menjanda atau menduda karena pasangannya meninggal dunia menyentuh persentase 6,5%, turun dari 8,1% pada 2002 lantaran meningkatnya harapan hidup penduduk Inggris.

Dari para penduduk yang menikah pada 2015, sebanyak 26.023 di antara mereka (atau 0,1% dari populasi penduduk menikah) menikah dengan pasangan sesama jenis. Apabila dirinci, pasangan homoseksual yang menikah berjumlah 13.150 orang (51%) dan pasangan lesbian yang menikah 12.872 (49%).***
Bagikan: