Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Hujan petir singkat, 21.4 ° C

Pemondokan Haji Indonesia Paling Jauh 4,5 Kilometer dari Masjidil Haram

Agus Ibnudin
JAKARTA, (PR).- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil menuturkan bahwa persiapan pemondokan bagi calon haji Indonesia di Mekah dan Madinah, Arab Saudi, pada penyelenggaraan haji 1437 H/2016 M sudah selesai. "Pemondokan jemaah haji di Makkah jarak terjauh kurang dari 4.500 meter. Pada musim haji sebelumnya, jarak terjauh lebih dari 4.500 meter,” kata Abdul Djamil sebagaimana dikutip dalam portal Kementerian Agama, Kamis 26 Mei 2016.

Dikatakan Abdul Djamil, pada tahun ini, mereka juga telah menyediakan pemondokan cadangan, baik di Mekah maupun Madinah. Menurut dia, ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran, perubahan jadwal kedatangan dan keberangkatan, termasuk untuk pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama Sri Ilham Lubis menjelaskan, pemondokan jamaah haji di Mekah sebanyak 117 gedung. Pemondokan ini terbagi dalam 6 wilayah, yaitu Mahbas Jin, Aziziah, Misfalah, Jarwal, Syisyah, dan Raudhah dengan jarak terjauh kurang dari 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. "Kapasitas gedung terkecil sebanyak 392 orang untuk 1 kloter (Syisah Tower 50) dan terbesar sebanyak 6.371 orang untuk 17 kloter (Grand Taisir, Jarwal),” katanya.

Dijelaskan, hunian jamaah haji dibagi menjadi 9 sektor dengan rata-rata pelayanan sebanyak 17.961 calon haji. Kesembilan sektor itu terdistribusi di 6 lokasi, yaitu 2 sektor di Mahbas Jin, 2 sektor di Aziziah, 2 sektor di Syisah, 1 sektor di Jarwal, 1 sektor di Misfalah, dan 1 sektor di Raudhah. Sri Ilham mengatakan, pemerintah memilih lokasi pemondokan berdasarkan kriteria kemudahan akses menuju Masjidil Haram, seperti jalan raya yang landai, tidak terlalu banyak tanjakan dan sedikit belokan.

Untuk pemondokan di Madinah, kata Sri, seluruhnya berada di wilayah Markaziah dengan jarak terjauh 584 meter dari Masjid Nabawi.

“Dekatnya jarak itu akan mudah ditempuh jemaah dengan berjalan kaki ke Masjid Nabawi dan tidak membutuhkan angkutan umum untuk menjalankan ibadah sunah arbain,” jelasnya.***
Bagikan: