Pikiran Rakyat
USD Jual 14.260,00 Beli 14.162,00 | Umumnya berawan, 24.6 ° C

Awasi Julian Assange Habiskan Rp 242 M, Polisi Inggris Mulai Kurangi Operasi

Dikdo Maruto
LONDON, (PRLM).- Polisi di London tak lagi mengawasi Julian Assange, pendiri Wikileaks, yang meminta perlindungan di kantor Kedutaan Ekuador di Inggris selama tiga tahun terakhir.

Pendiri situs pembocor rahasia tersebut berada di kantor Kedutaan Ekuador di London untuk menghindari penahanan dan ekstradisi ke Swedia di mana ia menghadapi dakwaan pemerkosaan.

Kepolisian London mengatakan mereka masih berniat menangkap Assange, namun menempatkan petugas di luar Kedutaan Ekuador setiap hari selama 24 jam sepanjang tahun tak lagi dipandang pantas.

Operasi polisi London ini diperkirakan telah menelan biaya tak kurang dari 18 juta dolar AS atau sekitar Rp 242 miliar.

Assange mengatakan dirinya memutuskan berlindung di kantor kedutaan asing di London -dengan begitu polisi Inggris tak bisa masuk- karena khawatir kalau ia diekstradisi ke Swedia, maka aparat di negara tersebut akan menyerahkannya ke Amerika Serikat.

Di Amerika ini, menurut Assange, dirinya bisa menghadapi dakwaan mata-mata karena menerbitkan dokumen-dokumen rahasia milik pemerintah di Washington di situs yang ia dirikan, Wikileaks. (bbc/A-88)***
Bagikan: