Kamis, 9 April 2020

Bebek Tik Tok Dihidangkan Bersama Nasi Jagung dan Sagu

- 22 Oktober 2012, 07:56 WIB
HIDANGAN bebek yang dipadukan dengan nasi jagung dan sagu cukup mengundang selera.*

DEPOK, (PRLM).- Dari luar rumah makan tersebut tampak seperti tempat menjual makanan lainnya yang ada di Jln. Raya Margonda, Kota Depok. Namun ada menu unik yang ditampilkan restoran Bebek Tik Tok Van Depok, terutama pada hari Selasa. Jika biasanya nasi yang disajikan bereasal dari beras padi, restoran ini memberikan penawaran beras yang berasal dari jagung dan sagu untuk dimakan bersamaan dengan hidangan bebek. Namun tidak perlu khawatir akan terasa aneh saat memakan menu One Day No Rice (ODNR) terebut. Sebab, nasi jagung dan sagu yang disajikan sudah berbentuk seperti berasal dari padi. Meskipun demikian, warnanya kekuningan mengikuti warna asli dari Jagung. Penyajian menu unik tersebut dilakukan setiap Selasa, berbarengan dengan program One Day No Rice (ODNR) yang disajikan padahari yang sama. Tidak hanya itu, Resitiran Bebek Tik tok Van Depok juga menjual berbagai macam produk asal Depok seperti manisan lidah buaya dan dodol belimbing. Bahkan air mineral yang dijual pun berasal dari perusahaan yang berdomisili di Depok. Menurut pemilik restoran Bebek Tik Tok Van Depok, Santoso, menu tersebut baru disajikan sejak sebulan yang lalu. Bahkan nasi ODNR ini diberikan gratis kepada konsumen. “Makan nasi ODNR gak bayarm tapi bebek dan supnya bayar,”ujarnya. Santoso mengaku, dirinya harus melakukan uji coba berulang kali untuk mendapatkan masakan non beras yang enak dan bias diterima oleh lidah masyarakat umum. “Pertama kali masak beras ODNR langsung saya masak tanpa mencampurkan apa-apa, rasanya sangat asing. Akhirnya saya coba dengan mencampurkan bumbu,”kata dia. Tidak hanya itu, Santoso dan istrinya, Sumiati, juga menyajikan kreasi makanan non beras lainnya seperti nasi kebuli, nasi bakar, dan risoles. Alhasil banyak pembeli yang merasa penasaran dan mencicipi menu tersebut. “Memang dari segi penjualan belum terlihat hasil yang menggembirakan, tapi ini kan baru dicoba,”kata dia. Banyaknya pro dan kontra mengenai program ODNR, tidak membuat Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, mundur untuk melaksanakan program itu. Setelah mewajibkan pegawai negeri sipil untuk mengkonsumsi makanan non beras setiap hari Selasa, Nur Mahmudi mulai menggandeng restoran di wilayah Depok untuk mengenalkan makanan non beras pada waega skeitarnya. “Saat ini pelaku usaha di bidang catering, rumah makan, dan pusat olah raga sudah mulai mencoba secara lebih intensif memperkenalkan ODNR. Alasannya karena kesehatan,” ujar dia. Dia berharap, banyaknya restoran di Depok yang menerapkan program itu mempermudah warga untuk bias memperoleh makanan non beras. “Jadi tidak perlu ke kantin (balai kota) Depok hanya untuk memperoleh menu ODNR,”kata dia. Selanjutnya Nur Mahmudi berharap agar semakin banyak restoran lain yang mengikuti program ODNR. “Kalau bias jangan hari Selasa, seharusnya setiap hari bias diterapkan,”kata dia. (A-185/147)***


Editor: Administrator

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X