Arema yang Mana

- 16 November 2020, 15:14 WIB
Ilustrasi suporter sepak bola. /Pixabay/Pexels

PIKIRAN RAKYAT - Senin kemarin, 16 November 2020 terjadi aksi demonstrasi di depan gedung DPRD dan balai kota Malang.

Para pendemo mengenakan atribut khas Aremania-pendukung klub sepak bola lokal asal kota apel. 

Tuntutan para pendemo adalah agar para petinggi kota turun tangan guna menyelesaikan dualisme klub arema yang masih berlangsung hingga kini. Dualisme yang terjadi hampir 10 tahun, memang bak aib sekaligus cacat moral bagi Aremania.

 Baca Juga: Hari Toleransi Internasional 2020: Ini Perbedaan Toleransi dan Intoleransi

Dalam berbagai forum diskusi mereka selalu dicemooh dan diusik kehormatannya, karena dianggap tak mampu mengawal dan menjaga kehormatan klub, yang katanya diklaim sebagai kebanggaan. 

Padahal bagi seorang suporter sepak bola, eksistensi klub adalah harga diri sehingga mengetahui dan memahami klub mana yang seharusnya didukung adalah prinsip utama yang menentukan jatidiri seorang suporter sepak bola. 

Identitas

Bahaya laten dualisme klub sepak bola menjangkiti Indonesia ketika terjadi dualisme Liga (ISL dan LPI) hampir 10 tahun lalu.

Baca Juga: Spesifikasi Avanza Tipe Termurah, Ada Fitur ABS dan Dual Airbag

Kota-kota yang menjadi basis klub besar hampir dipastikan dilanda isu ini. Beruntung Bandung terhindar dari dualisme Persib, walau sempat dibayang-bayangi isu pembentukan Persib 1933.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Diego Maradona, Puncak Duka 2020

26 November 2020, 09:19 WIB

Arema yang Mana

16 November 2020, 15:14 WIB

Menjadi Ayah

13 November 2020, 19:28 WIB

Pertaruhan Nyawa Bulu Tangkis

4 November 2020, 12:08 WIB

Pikiran Jurnalis

25 Oktober 2020, 17:43 WIB

Sekarang KPK sudah Menjadi Biasa Saja

21 Oktober 2020, 09:58 WIB

Membaca Bandung

14 Oktober 2020, 08:31 WIB

Seni Mengarungi Ombak

3 Oktober 2020, 07:40 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X