Sepak Bola Membunuh Kita

- 28 September 2020, 11:04 WIB
Dokumentasi. Pemain Persib Bandung saat menjalani latihan di Stadion GBLA, Kota Bandung, Selasa (11/8/2020). Latihan tersebut merupakan persiapan skuad anak asih Robert Rene Alberts menghadapi bergulirnya kembali Liga 1 pada Oktober mendatang.* /Pikiran-Rakyat.com/Armin Abdul Jabbar

PIKIRAN RAKYAT - Jika menelusuri arsip maka sesungguhnya ketidaksepakatan saya terkait lanjutan Liga 1 2020 telah dimuat oleh beberapa media nasional sejak 4 (empat) bulan lalu, alasan ketika itu adalah karena kita (Indonesia) tak siap menerapkan protokol Covid-19 dalam kegiatan sektoral karena kegiatan masyarakat secara umum saja secara vulgar menunjukkan abainya orang Indonesia terkait protokol kesehatan.

Berbagai pertimbangan seperti rendahnya disiplin, ketidaksiapan penunjang kesehatan hingga belum landainya kurva kasus Covid-19 ternyata masih relevan hingga detik ini, bahkan jumlah tambahan kasus positif Covid-19 semakin besar setiap harinya.

Memulai kembali Liga 1 dengan membandingkannya dengan negara-negara lain (saat itu Korea Selatan dan Jerman dijadikan contoh) tentu adalah kekeliruan jika kita bicara konteks urgensi dan keadaan nasional terkait Covid-19.

Baca Juga: Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Diduga Tak Pernah Bayar Pajak Selama 10 Tahun Terakhir

Urusan sektoral

Beberapa waktu lalu sempat viral foto-foto membludaknya penonton dalam laga uji coba antara Persija Jakarta dan Bhayangkara FC, tampak begitu banyak warga berkerumun, berdesakan dan banyak yang tak menggunakan masker.

Dalam laga uji coba saja masyarakat penggila bola begitu antusias dan tak peduli dengan protokol kesehatan, maka rasanya tak masuk akal jika ada yang berani menjamin Liga 1 takkan memicu kerumunan di acara-acara nonton bareng yang dilakukan secara tak resmi.

Jika kita perhatikan perkembangan dan reaksi daerah terhadap agenda lanjutan Liga 1 rasanya memang tak berlebihan jika kita mengatakan bahwa komunitas sepak bola di bawah kendali federasi kali ini benar-benar memaksakan egonya, sebut saja kondisi kota Surabaya yang belum pulih dan tren kasus memburuk karena sempat menyandang zona hitam juga DI Yogyakarta yang warganya menolak perhelatan Liga 1 di wilayah mereka.

Baca Juga: Big Match Liverpool vs Arsenal: Alisson Sebut The Reds Tengah Berada di Dalam Jalur yang Benar

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Diego Maradona, Puncak Duka 2020

26 November 2020, 09:19 WIB

Arema yang Mana

16 November 2020, 15:14 WIB

Menjadi Ayah

13 November 2020, 19:28 WIB

Pertaruhan Nyawa Bulu Tangkis

4 November 2020, 12:08 WIB

Pikiran Jurnalis

25 Oktober 2020, 17:43 WIB

Sekarang KPK sudah Menjadi Biasa Saja

21 Oktober 2020, 09:58 WIB

Membaca Bandung

14 Oktober 2020, 08:31 WIB

Seni Mengarungi Ombak

3 Oktober 2020, 07:40 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X