Selisik Jurnalistik

- 17 September 2020, 06:00 WIB
Bambang Arifianto (kiri). /Dok. Hawe Setiawan

 

PIKIRAN RAKYAT - Media jurnalistik memang sedang melenceng dan sepertinya tidak bisa kembali ke jalur semula. Platform bergeser, tradisi pelaporan kini tunduk pada kuk “clickbait”. 

Pertaruhan seakan diletakkan pada jumlah klik dari netizen yang bisa ditampung. Khalayak netizen sendiri sepertinya belum bosan membiarkan dirinya dijadikan sasaran propaganda, kabar-kabur, dan disinformasi.

Sebagai wartawan rongsokan, saya mendapatkan pelipur lara tersendiri dari sejumlah jurnalis muda nan sengit dan keras kepala. Salah seorang di antaranya, saya kira, adalah Bambang Arifianto (35).

Baca Juga: Lakukan Aksi Solidaritas, Massa PSHT Dibubarkan Polisi dengan Tembakan Peringatan

loading...

Ia belajar di bidang Hubungan Internasional di Universitas Pasundan hingga khatam pada 2008. Sejak 2012 ia bergabung dengan “Pikiran Rakyat”, koran terkemuka dari Bandung yang kini, seperti banyak media cetak lainnya, harus menghadapi turbulensi zaman digital.

Jurnalis yang satu ini, menurut pendapat saya, punya kesanggupan meneruskan tradisi pelaporan mendalam, bahkan pelaporan investigatif — dengan segala risikonya.

Baru-baru ini, menjelang tengah malam, Bambang bersama dua orang teman berkunjung ke rumah saya. Dari rautnya yang berkeringat, saya menangkap gelagat kurang beres pada profesi jurnalistik hari ini.

Baca Juga: Terungkap, Perang Korea Utara-AS Nyaris Pecah Usai Saling Tembak Rudal Balistik Antarbenua

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Selisik Jurnalistik

17 September 2020, 06:00 WIB

Iman ke Selokan

11 September 2020, 05:51 WIB

‘Anjay’ di Tribun Stadion

6 September 2020, 20:54 WIB

Buku Paman Tom

3 September 2020, 06:00 WIB

Ajat Sudrajat 'Bad Boy' from Bandung

30 Agustus 2020, 12:12 WIB

Narasi Gunung

27 Agustus 2020, 10:18 WIB

Karaoke dan Prostitusi

23 Agustus 2020, 12:16 WIB

'Janté Arkidam' dan Penyairnya

20 Agustus 2020, 11:12 WIB

UU ITE Mengancam Warga

15 Agustus 2020, 12:47 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X