Menanggulangi Dinasti Politik

- 26 Juli 2020, 12:55 WIB
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 (ANTARA) /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Belakangan marak diperbincangkan perihal majunya putra Presiden RI Joko Widodo (Presiden Jokowi), yakni Gibran Rakabuming Raka, sebagai calon Wali Kota Solo. Isu ini adalah yang paling seksi di antara fakta bahwa memang banyak tokoh politik negeri ini yang tengah berusaha memelihara DNA kekuasaan melalui kolega, kerabat, saudara terutama yang memiliki hubungan darah.

Politik dinasti dan dinasti politik bak siklus yang terus mewarnai dinamika kekuasaan, sejatinya hal ini sangat erat dengan nepotisme, satu dari tiga tabu yang menjadi agenda reformasi selain korupsi dan kolusi.

Regulasi

Hingga saat ini memang tak ada peraturan perundang-undangan yang relevan untuk menghentikan dinasti politik, argumen untuk tidak mengupayakan terbitnya peraturan terkait hal tersebut pun sangat logis, bahwa terlepas bahwa seseorang adalah siapanya siapa namun setiap orang memiliki hak konstitusional untuk dipilih dan memilih dalam politik dan berhak maju dalam kontestasi politik apapun sepanjang memenuhi syarat yang ditentukan.

Baca Juga: Haruskah Sering Mengganti Penjepit Bulu Mata? Simak Penjelasannya

loading...

Fenomena dinasti politik tak hanya terjadi di Indonesia saja namun juga di luar negeri, bahkan di Amerika Serikat sekalipun, negara yang menjadi rujukan demokrasi.

Namun secara substansi bisa dijelaskan juga bahwa dinasti politik yang terbangun di beberapa negara maju memang tak sekadar bermodalkan nepotisme belaka, secara kapasitas, kiprah, dan reputasi si calon dinilai memang mumpuni untuk mengemban amanat publik.

Calon-calon tersebut tetap harus berdarah-darah di internal partai sebelum akhirnya memegang restu untuk mewakili partai, tak hanya mendompleng nama besar figur tertentu, dalam konteks ini tentunya peran dari partai politik untuk melahirkan kader-kader terbaik menjadi sangat penting.

Baca Juga: Kembali dari Korsel, Seseorang Diduga Bawa Covid-19 ke Korut, Kim Jong Un Kunci Perbatasan Kaesong

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Tuntutan Sanitasi

13 Agustus 2020, 19:11 WIB

Enam Tahun Tanpa Ayi Beutik

10 Agustus 2020, 07:16 WIB

Lukisan Politisi

6 Agustus 2020, 06:25 WIB

Anggaran untuk PSSI

2 Agustus 2020, 13:31 WIB

Bandung Tiada Bandingnya

30 Juli 2020, 12:15 WIB

Menanggulangi Dinasti Politik

26 Juli 2020, 12:55 WIB

Kisah Tiga Indonesia

23 Juli 2020, 06:05 WIB

27 Tahun Viking Persib Club

19 Juli 2020, 14:01 WIB

Mengganggu tapi Perlu

16 Juli 2020, 07:17 WIB

Misteri Rekomendasi Partai

14 Juli 2020, 06:05 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X