Makna Tuntutan Pidana Seumur Hidup dalam Kasus Ferdy Sambo

- 17 Januari 2023, 14:50 WIB
Terdakwa Ferdy Sambo dituntut hukuman seumur hidup terkait kasus pembunuhan Brigadir J.
Terdakwa Ferdy Sambo dituntut hukuman seumur hidup terkait kasus pembunuhan Brigadir J. /Antara/Indrianto Eko Suwarso

PIKIRAN RAKYAT - Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv PROPAM) Polri, Ferdy Sambo (FS), akhirnya dituntut pidana penjara seumur hidup oleh jaksa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, 17 Januari 2023.

Penuntut Umum meminta majelis hakim PN Jaksel yang memeriksa dan mengadili perkara pembunuhan berencana (340 KUH Pidana) guna memutuskan terdakwa FS terbukti bersalah dan dengan sengaja memiliki perencanaan merampas nyawa orang lain dan memvonis dengan penjara seumur hidup.

Pendakwa menilai Sambo tidak memiliki alasan pemaaf maupun pembenar atas dugaan perbuatan pidana yang telah dilakukan kepada Alm. Brigadir Yosua Hutabarat, sehingga melanggar pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan pasal 49 jo. pasal 33 UU No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Secara teori hukum pidana, maka jenis penghukuman berupa penjara seumur hidup merupakan satu dari dua jenis pemidanaan penjara, sebagaimana diatur dalam pasal 12 ayat 1 KUHP, di mana pidana penjara bisa bersifat seumur hidup atau selama waktu tertentu.

Untuk pidana penjara selama waktu tertentu paling singkat adalah satu hari dan paling lama selama lima belas tahun berturut-turut (ayat 2) Namun boleh juga selama dua puluh tahun berturut-turut dalam hal kejahatan yang pidananya hakim boleh memilih antara pidana mati, pidana seumur hidup, dan pidana penjara selama waktu tertentu atau antara pidana penjara selama waktu tertentu; begitu juga dalam hal batas lima belas tahun dapat dilampaui karena perbarengan (concursus), pengulangan (residive), atau karena yang ditentukan dalam pasal 52 dan 52a LN. 1958 No. 127 (ayat 3).

Perihal waktu tertentu ini dalam pasal 12 ayat 4 KUHP disebutkan pidana penjara waktu tertentu sekali-kali tidak boleh lebih dari 20 tahun.

Baca Juga: Dituntut Bui Seumur Hidup, Ferdy Sambo Dinilai Bikin Gaduh hingga Coreng Institusi Polri

Grasi

Beberapa waktu lalu memang sempat heboh, di mana terdapat pihak yang mengartikan, pidana seumur hidup dengan pengartian, semisal saat terpidana divonis penjara seumur hidup berusia 25 tahun, maka berarti terpidana bakal menjalani hukuman seumur hidup selama 25 tahun dan selanjutnya bebas.

Pidana seumur hidup tentunya harus dimaknai sebagai bentuk penghukuman yang hanya akan berakhir saat terpidana wafat (a definite period of time). Hal ini merupakan sesuatu yang berkepastian secara hukum (definite sentence).

Halaman:

Editor: Elfrida Chania S


Tags

Artikel Pilihan


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x