Monyet-monyet Turun Gunung, Sesar Lembang Kena Getahnya

- 2 Desember 2022, 07:42 WIB
Ilustrasi Sesar Lembang di kawasan Bandung Utara.
Ilustrasi Sesar Lembang di kawasan Bandung Utara. /

PIKIRAN RAKYAT - Catatan ilmiah tentang potensi gempa di Indonesia sudah banyak diterbitkan dan menjadi kajian banyak ahli. Namun karena selang terjadinya gempa bisa mencapai rentang waktu ratusan tahun, kita selalu abai.

Berkeliarannya monyet di beberapa permukiman di Kota Bandung sempat menimbulkan dugaan, itu karena bergeraknya patahan Lembang.

Hewan, terutama kera dan burung, biasanya sangat sensitif terhadap gejala perubahan alam.

Namun, dugaan seperti itu dibantah Ajeng Marina Utami, staf Observasi Geologi Gempa Bumi.

Tidak ada aktivitas seismik sesar Lembang yang signifikan, katanya. Setelah terjadi gempa bumi di Cianjur, aktivitas sesar Lembang dipantau selama 24 jam.

Sikap siaga dari pemerintah seperti itu akan banyak manfaatnya bagi masyarakat. Meskipun gempa tidak bisa diprediksi, potensinya sudah dapat diperhitungkan.

Gempa bumi di Cianjur menimbulkan korban yang demikian besar. Sampai sekarang tidak sedikit pengungsi yang masih harus tinggal di tenda karena rumah mereka hancur.

Sementara itu potensi gempa jika sesar Lembang bergerak jauh lebih besar. Gempa Cianjur Magnitudo 5,6, sedangkan gempa akibat bergesernya sesar Lembang bisa mencapai Magnitudo 6,8.

Catatan ilmiah tentang potensi gempa di Indonesia sudah banyak diterbitkan dan menjadi kajian banyak ahli. Namun karena selang terjadinya gempa bisa mencapai rentang waktu ratusan tahun, kita selalu abai.

Halaman:

Editor: Tita Salsabila


Tags

Artikel Pilihan


Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x