Perguruan Tinggi Masih Saja Berjarak dengan Masyarakat, Bukan Menyelesaikan Masalah Malah Bermasalah

- 24 November 2022, 15:36 WIB
Ilustrasi mahasiswa dan perguruan tinggi.
Ilustrasi mahasiswa dan perguruan tinggi. /Pixabay/Elly

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini, kita butuh perguruan tinggi yang berfokus pada pemenuhan tuntutan masyarakat. Namun, setakat ini, kita masih merasakan bahwa perguruan tinggi masih mengambil jarak dengan masyarakat.

kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka merupakan salah satu katalis terbentuknya ekosistem pentahelix, yaitu sinergi yang menghubungkan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri, dunia usaha, masyarakat, dan pemerintah. Hal itu disampaikan Prof. Nizam, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek.

Dalam ekosistem pentahelix, menurut dia, perguruan tinggi punya peran sebagai mata air bagi industri, dunia usaha, masyarakat, dan pembangunan bangsa.

Dalam konsep pentahelix, unsur academy (A)--dalam hal ini perguruan tinggi--diposisikan sebagai conceptor.

Oleh karena itu, wajar jika kemudian kita sangat membutuhkan beragam pemikiran brilian dari civitas academica di serata Indonesia.

Pada gilirannya, hasil pemikiran tersebut “diujicobakan” secara terus-menerus dengan bantuan dua unsur pentahelix lainnya yakni community (C) sebagai accelerator dan media (M) sebagai catalisator.

Selanjutnya, jika dinilai berkontribusi terhadap perbaikan kualitas hidup masyarakat, government (G) dapat menghadirkan perannya sebagai regulator. Di hilir, unsur business (B) barulah memainkan perannya sebagai enabler.

Tentu saja, alur konsep itu berlaku jika kebijakan yang diambil bersifat bottom-up. Jika kita memberlakukan kebijakan bersifat top-down, kita tinggal memindahkan peran government setelah academy.

Dari alur tersebut, kita dapat memahami bahwa academy memerankan fungsi di hulu dari suatu kebijakan, konsep, dan sejenisnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

x