Orang-Orang Miskin Baru Yang Menikmati Sepak Bola

- 17 Mei 2020, 06:00 WIB
ILUSTRASI virus corona, COVID-19.* /PIXABAY

Kondisi ini terjadi secara global dan merata, orang-orang akan lebih berhitung untuk menggunakan uang yang mereka pegang.

Jika biasanya mereka royal membeli jersey dan merchandise kesayangan, selalu hadir secara langsung di stadion dan membeli tiket serta mengeluarkan uang untuk transportasi, berpesta di bar setelah pertandingan hingga berlangganan TV kabel klub kebanggaan, maka setelah mengalami penurunan kelas semua hal itu takkan lagi menjadi penting.

Hal seperti makanan, pendidikan, kesehatan akan menjadi urusan utama, dan pos itu akan menghabiskan uang yang mereka miliki.

Baca Juga: Setelah Berhasil Deteksi Kanker, Anjing Pelacak Kini Ditugaskan untuk Lacak OTG COVID-19

Jika sebelumnya mereka memiliki sisa uang untuk mengakses sepak bola sekarang sepak bola akan mereka nikmati selama tak perlu mengeluarkan biaya atau jika harus mengeluarkan biaya maka bukan biaya yang tinggi, ingat mereka bukan lagi kelas menengah namun kelas bawah yang kekurangan.

Ketika penggemar dan konsumen industri tengah berada di titik rendah, sebenarnya sepak bola pun tidak lebih baik keadaannya. Klub akan kesulitan mendapatkan pemasukan yang berasal dari 2 (dua) sektor yaitu penjualan tiket dan penjualan merchandise akibat daya beli fans yang merosot.

loading...

Baca Juga: Imbas Kebijakan Lockdown, Terdata Tingkat Bunuh Diri di Jepang Turun 20 Persen di April 2020

Semua football family harus bisa mengerti dan berkompromi, tentang gaji, nilai kontrak dan transfer serta bonus-bonus dan insentif yang tentu akan mengalami penyesuaian. Pada titik inilah sepak bola akan "merendah" dan menanggalkan keangkuhannya, karena jika tetap mematok standar tinggi maka akan membuat sulit keadaan sendiri.

Industri sepak bola akan membentuk ekosistem baru yang lebih bisa dijangkau oleh semua lapisan dan segmen ekonomi.

Baca Juga: Sempat Dilacak karena Ponsel Tidak Aktif, Perancang Busana Asal Jember Tewas Bersimbah Darah

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Jeumpa dan Béntang

9 Juli 2020, 06:45 WIB

Apa yang Ditunggu Presiden?

7 Juli 2020, 06:47 WIB

Kepanitiaan Piala Dunia

5 Juli 2020, 13:17 WIB

Rusdi Telah Kembali

2 Juli 2020, 06:00 WIB

Jokowi Gusar, Siapa Tergusur?

30 Juni 2020, 09:36 WIB

Kesetiaan Suporter Sepak Bola

28 Juni 2020, 12:59 WIB

Orang ITB dalam Fiksi Sunda

25 Juni 2020, 06:38 WIB

Mengapa Menolak RUU HIP ?

23 Juni 2020, 10:25 WIB

Profesi Hukum di dunia Sepak Bola

21 Juni 2020, 06:41 WIB

Pak Amir dari Cikapundung

18 Juni 2020, 06:46 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X