Rabu, 27 Mei 2020

Maut dan Bersin

- 14 Mei 2020, 09:12 WIB
ILUSTRASI bersin, batuk.* /PIXABAY

 

PIKIRAN RAKYAT - Kata Anton Chekov, tidak perlu kita menyalahkan pengarang kalau dalam berbagai cerita rekaan kita temukan kata “tiba-tiba” atau “sekonyong-konyong”.

Hidup toh sarat kejutan. Banyak hal terjadi tak dinyana tak disangka. Tiba-tiba muncul Covid-19, sekonyong-konyong kuburan Cikutra longsor, dan banyak lagi.

Baca Juga: Sebelum Main di 'Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini', Rachel Amanda Ternyata Pernah Jadi HRD di Bank

Dalam kasus cerpen Chekov sendiri, tentang kematian seorang pegawai pemerintah, motif “tiba-tiba” itu berupa bersin lengkap dengan bunyi “ha-cih!” Dalam cerpen yang amat terkenal itu sang pegawai yang bernama Ivan Cherviakov bersin selagi menonton opera.

Cipratannya mengenai tengkuk dan bagian belakang kepala Jenderal Brizialov dari Departemen Perhubungan yang duduk tepat di depan dirinya.

Baca Juga: Jika MA dan DPR Tak Dihiraukan Jokowi, Masyarakat Bisa Lakukan Hal Ini agar Iuran BPJS Batal Naik

Bersinnya sih wajar saja sebagaimana lazimnya gejala alamiah. Yang luar biasa adalah konsekuensinya. Insiden yang tidak disangka-sangka itu mempengaruhi jalan cerita selanjutnya. Pak Cherviakov merasa bersalah dan jadi cemas bukan main meski Pak Brizialov bukan atasannya.

Anda tahu detail cerita itu selebihnya. Saya sendiri turut bersimpati kepada Pak Cherviakov yang lembut hatinya. Ia begitu khawatir dianggap berbuat lancang terhadap pembesar sampai akhirnya ia mati membawa rasa bersalah.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Ketika Budak Menjadi Raja

26 Mei 2020, 09:52 WIB

Bibliografi D.D.

21 Mei 2020, 07:43 WIB

Praktik Baik di Masa Pandemik

19 Mei 2020, 10:43 WIB

Jejak Bus Kota Robur di Bandung

16 Mei 2020, 06:00 WIB

Maut dan Bersin

14 Mei 2020, 09:12 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X