Rabu, 27 Mei 2020

20 Toko Buku di Kota Bandung Periode 1970-1980

- 30 April 2020, 18:30 WIB
Bon buku.* /T BACHTIAR

PIKIRAN RAKYAT - Antara tahun 1970-1980, sepertinya menjadi periode emas penerbitan buku. Pada tahun-tahun ini, penerbit benar-benar bergairah dalam menerbitkan buku. Penerbit-penerbit itu mempunyai kekhasan masing-masing, sesuai dengan buku yang paling banyak diterbitkannya.

Inilah penerbit yang buku-bukunya saya miliki, yaitu: Pradnya Paramita, Bhatara, Djambatan, Gunung Agung, Bina Cipta, Bina Aksara, LP3ES, Angkasa, Mutiara, Alma’arif, Bulan Bintang, Kanisius, kalam Hidup, Tarate Bandung, Nusa Indah, Yayasan Obor Indonesia, Gadjah Mada University Press, Alumni, Pustaka Jaya, dan Pustaka Salman ITB.

Bergairahnya penerbit dalam menerbitkan buku, karena buku-bukunya menjadi bacaan masyarakat. Orang tua bergairah membawa keluarganya ke toko buku, sehingga buku yang diterbitkan mempunyai pasar yang baik.

Baca Juga: Mulai 1 Mei 2020, Tarif Penyeberangan Antar Provinsi Dinaikkan 

Pada periode ini pula tumbuh dengan baik toko-toko buku di Kota Bandung, yang menjual buku-buku yang diterbitkan oleh penerbit. Inilah toko buku, kios, lapak buku yang sering saya kunjungi.

  1. Toko buku Malabar, berada di Jl Oto Iskandar Di Nata. Rak berkaca setinggi satu meter, dipasang membentuk huruf U. Di balik rak itu, bapak sepuh penjualnya leluasa melayani pembeli, mengambil yang di dalam rak atau atau di rak yang menempel ke dinding.
  2. Toko buku Jawa, letaknya di Jl Braga. Ruangannya tidak lebar, bagian depan toko berkaca, ditata untuk memajang buku-buku yang baru atau yang menarik. Ruangannya memanjang ke belakang, dihubungkan dengan pintu besar. Pintu masuknya berada di samping depan toko. Buku-bukunya ada yang digelar di meja rendah, tingginya 20 Cm. Di dinding ditempeli rak yang penuh buku.
  3. Di dalam toko Sarinah, Jl Braga, di sisi selatan toko yang menjual pakaian dan kerajinan tangan, ada gerai yang panjang, yang menjual beragam buku. Buku-bukunya dipajang di dalam rak berkaca yang sepanjang 10 meter, dengan tinggi satu meter, dan rak buku yang menempel ke dinding.
  4. Toko buku Scientific di Jl Braga. Rak-raknya setinggi satu meter memanjang berbanjar ke belakang. Setiap rak berisi buku-buku dengan topik-topik tertentu. Banyak buku teks dijual di sini, baik impor maupun yang diterbitkan di Indonesia.
  5. Toko buku Indria, Jl Braga. Selain menjual buku-buku umum, di sinilah tempat komik Tintin dijual.
  6. Toko buku Sumur Bandung, Jl Asia Afrika. Toko buku dengan arsitektur yang unik. Gedungnya tinggi. Toko bukunya berada di lantai dua. Meja-meja disusun berjajar, buku-buku diletakan di atasnya. Di sekeliling dinding tersedia rak yang tinggi penuh buku.
  7. Toko buku Karya Nusantara, di Jl Asia Afrika. Gedungnya luas. Meja di susun berbanjar. Buku-buku diletakan di atasnya. Menjual buku terbitan PT Karya Nusantara, yang menerbitkan buku-buku teks Perguruan Tinggi, ditambah buku dari peberbit lain.
  8. Toko buku Pionir, di Gedung Swarha, Jl Asia Afrika. Bukan hanya menjual buku, tapi juga menjual alat-tulis kantor.
  9. Toko buku Elvira, Jl Dago. Toko ini lebih mengkhususkan menjual buku-buku teks untuk Perguruan Tinggi. Kebanyakan impor, tapi ada juga terselip buku-buku penting di sini.
  10. Di sebelah barat Jl Katapang, di sekitar toko sepedah, di Jl Ahmad Yani, ada toko buku yang menjual buku- buku Agama Islam.
  11. Toko buku Dahlan, Jl Oto Iskandar Di Nata, khusus menjual buku-buku ke-Islam-an. Bukunya disimpan di rak berkaca setinggi satu meter, dan disimpan di rak yang tingginya sampai ke langit-langit. Toko buku ini memberikan potongan harga antara 10-15%. Jam buka mulai pukul 08.00 – 12.00, istirahat, buka lagi jam 16.00-20.00.
  12. Toko buku Alumni, berada di Jl Ir H Djuanda. Buku yang dijualnya kebanyak buku yang diterbitkan oleh penerbit Alumni, yaitu buku-buku tentang Ilmu Hukum.
  13. Toko buku Puri, berada di Jl Rd Dewi Sartika. Toko ini usaha intinya membuat kartu undangan pernikahan dan hitanan. Tapi menjual juga buku-buku berbahasa Sunda dan majalah Manglé.
  14. Toko buku Gunung Agung di Gedung Miramar, Jl Alun-alun Timur. Lantainya luas, terang, bukan hanya menjual buku, tapi dijual juga alat tulis-kantor. Dijual buku-buku terbitan PT Gunung Agung, dan buku dari penerbit lain.
  15. Toko buku Angkasa di Jl Merdeka. Toko ini banyak menjual buku-buku yang diterbitkan oleh penerbit Angkasa dan Penerbit Mutiara.
  16. Toko buku Maranata, Jl Ciateul, lebih mengkhususkan menjual buku komik, yang meledak penjualannya pada tahun 1970-1980-an.
  17. Pusat kios penjual buku Palasari, merupakan kumpulan puluhan pedagang buku yang berada di Jl Palasari. Palasari menjadi pilihan, karena penjualnya berbagi keuntungan dengan pembeli. Potongan harga dari penerbit sebesar minimum 30%, misalnya, 15-20% dikembalikan lagi kepada pembeli berupa potongan harga.
  18. Kios-kios buku lama di Jl Cihapit, semula banyak menjual buku-buku yang terbit zaman kolonial dan buku bekas.
  19. Lapak buku dan majalah di Jl Cikapundung Barat, sisi barat Gedung PLN. Di sini banyak dijual majalah luar Negeri, seperti National Geographic, dan buku-buku mode.
  20. Toko buku Gramedia, Jl Merdeka, menjadi babak baru toko buku di Bandung. Utamanya menjual buku-buku yang diterbitkan oleh Gramedia, tapi menjual juga buku-buku dari berbagai penerbit, juga menjual alat tulis kantor.

Kegairahan penerbit dan toko buku, pastilah karena adanya gairah dari masyarakat untuk membaca buku. Bila gairah masyarakat dalam membaca buku menurun, maka penerbit dan toko buku akan berguguran.*

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Ketika Budak Menjadi Raja

26 Mei 2020, 09:52 WIB

Bibliografi D.D.

21 Mei 2020, 07:43 WIB

Praktik Baik di Masa Pandemik

19 Mei 2020, 10:43 WIB

Jejak Bus Kota Robur di Bandung

16 Mei 2020, 06:00 WIB

Maut dan Bersin

14 Mei 2020, 09:12 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X