Sabtu, 4 April 2020

“Syakilatihi” Kampus Merdeka

- 10 Maret 2020, 07:28 WIB
ILUSTRASI mahasiswa, ruang kuliah, belajar, ruang kelas.* /PIXABAY

GAGASAN kampus merdeka dipercaya akan mendorong dunia pendidikan berkembang ke arah yang semestinya.

Agar tidak sloganistik, peluncuran gagasan ini perlu disertai penegasan nilai dasarnya, iklim yang menjadi prasyarat, serta indikator unjuk kerja unggul warga kampus.

Tulisan ini, akan menguraikan ketiga aspek tadi dari perspektif psiko-sosio pendidikan.

Kesatu, simpul gagasan kampus merdeka adalah kehendak mewujudkan kampus sebagai lingkungan yang mendukung perkembangan potensi mahasiswa secara optimal.

Baca Juga: Polisi Amankan Satu Orang Pemasok Narkoba ke Asisten Ririn Ekawati

loading...

Kehendak ini bertolak dari pandangan ontologis tentang mahasiswa, yang dipahami tidak sekedar mereka yang akan menerima apa pun yang dikatakan kepadanya, melainkan mereka yang memiliki kehendak kuat (untuk menuntut ilmu, menempa nalar, meraih kemajuan).

Untuk menyalurkan kehendaknya, dibutuhkan program-program yang customize dan fleksibel.

Mahasiswa bukan hanya dimungkinkan mengambil mata kuliah lintas program studi, tetapi juga leluasa mengembangkan dirinya sesuai minat, bakat, dan proyeksi kehidupannya di masa depan.

Mereka tidak hanya leluasa memilih mata kuliah yang menjanjikan pemerolehan kecakapan tertentu, melainkan dapat mengajukan mata kuliah baru, yang dibutuhkan untuk menguasai kecakapan yang ingin dimilikinya.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Pangampaan, Pabrik Minyak Keletik

4 April 2020, 08:55 WIB

Peluk Cium dari Jauh

2 April 2020, 06:53 WIB

Imunitas Sosial

31 Maret 2020, 06:26 WIB

Nama dan Rupa Pikiran Rakyat

26 Maret 2020, 06:52 WIB

Pemalsu Jersey Persib Jadi Terancam

22 Maret 2020, 14:08 WIB

Cisago dan Cisagu, Habitat Kiray

21 Maret 2020, 06:00 WIB

Jalan ke Rumahmu

19 Maret 2020, 06:00 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X