Menuju Sunda Jaya tanpa Sunda Empire

- 26 Januari 2020, 12:57 WIB
GUBERNUR Jenderal DH 17 Sunda Empire, Sahidi (kanan) menjawab pertanyaan Tokoh Sunda, Popong Otje Djundjunan saat acara diskusi publik di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat, 24 Januari 2020. Dalam acara yang dihadiri berbagai kalangan tersebut membahas mengenai penomena Sunda Empire dalam perspektif sejarah dan kewaspadaan dini masyarakat.* /ARMIN ABDUL JABBAR/PR

 

TULISAN ini tak akan ikut menertawakan fenomena kerajaan-kerajaan baru yang marak bermunculan di Indonesia, termasuk Sunda Empire.

Walau jelas tak mendukung, perlu juga dipahami bahwa hal-hal seperti ini bukanlah hal yang mengejutkan di tengah kondisi masyarakat yang rentan secara psikologis.

Kita harus membuka mata bahwa begitu banyak orang di sekeliling kita yang memerlukan pengakuan, eksistensi, dan pembuktian secara sosial.

Baca Juga: Sunda Empire Diduga Ubah Data di Wikipedia, Roy Suryo Lapor Polisi

Baca Juga: Klaim Punya Sertifikat Hak Kepemilikan Bumi, Sunda Empire Disebut Ada Sejak Abad Ke-3

loading...

GUBERNUR  Jenderal DH 17 Sunda Empire, Sahidi (kanan) menjawab pertanyaan Tokoh Sunda, Popong Otje Djundjunan saat acara diskusi publik di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat 24 Januari 2020.*
GUBERNUR Jenderal DH 17 Sunda Empire, Sahidi (kanan) menjawab pertanyaan Tokoh Sunda, Popong Otje Djundjunan saat acara diskusi publik di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat 24 Januari 2020.*

Motif sosial itulah yang membuat seseorang mudah terbuai dan dipengaruhi retorika tentang jabatan dan nostalgia kejayaan.

Terlebih, jika orang yang memberi pengaruh memang memiliki kharisma serta kemampuan retorika mumpuni. Maka, semua hal yang mengada-ada dan tak berhubungan akan bisa terlmasuk akal.

Alapagi, kultur masyarakat kita yang memang erat dengan mitos. Mereka yang tak kokoh pondasi berpikirnya akan mudah sekali menjadi irasional dalam menyikapi suatu hal.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Jeumpa dan Béntang

9 Juli 2020, 06:45 WIB

Apa yang Ditunggu Presiden?

7 Juli 2020, 06:47 WIB

Kepanitiaan Piala Dunia

5 Juli 2020, 13:17 WIB

Rusdi Telah Kembali

2 Juli 2020, 06:00 WIB

Jokowi Gusar, Siapa Tergusur?

30 Juni 2020, 09:36 WIB

Kesetiaan Suporter Sepak Bola

28 Juni 2020, 12:59 WIB

Orang ITB dalam Fiksi Sunda

25 Juni 2020, 06:38 WIB

Mengapa Menolak RUU HIP ?

23 Juni 2020, 10:25 WIB

Profesi Hukum di dunia Sepak Bola

21 Juni 2020, 06:41 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X