Minggu, 7 Juni 2020

Situ-situ di Bandung Selatan pada Peta Tahun 1931

- 25 Januari 2020, 08:33 WIB
SITU Gunting dalam peta tahun 1931.* /DOK. T. BACHTIAR

KETIKA banjir datang, itulah tanda alam yang sudah berulangkali mengingatkan akan ancaman yang pasti datang berulang.

Akan tetapi, upaya yang dilakukan untuk mencegah ancaman itu tak kunjung dilaksanakan dengan baik dan menyeluruh.

Hutan Negara yang sudah berganti menjadi kebun bawang dan kentang, dari tahun ke tahun semakin meluas, bahkan sudah merambah lereng-lereng dengan tingkat kecuraman yang tinggi, merupakan salah satu penyebab banjir sekaligus menggerus tanahpucuk yang paling subur.

Terlihat nyata dari warna sungai pekat penuh lumpur, serta lumpur yang mengendap di daerah yang dilanda banjir.

Baca Juga: Udara Australia Pengaruhi Hujan yang Akan Mengguyur Akhir Pekan di Bandung, Waspadai Banjir

Baca Juga: Banjir Kembali Terjang Beberapa Wilayah Kabupaten Bandung, Warga Mulai Mengungsi

Untuk menjawab tantangan banjir di perkotaan, maka kolam-kolam penampungan air hujan dan banjir direncanakan untuk dibangun.

Sedikit mundur ke masa lalu, di beberapa daerah seperti Bandung, Bogor, Depok, dan Jakarta, pernah mempunyai situ, setu, ranca, atau rawa, yang banyak dan luas.

Seringkali kesadaran dan tindakan datang terlambat, ketika yang baik, seperti situ sudah lama menghilang.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Wajah Bertopeng

3 Juni 2020, 16:59 WIB

Mendadak New Normal

1 Juni 2020, 08:55 WIB

Madah Persapuan

28 Mei 2020, 06:00 WIB

Ketika Budak Menjadi Raja

26 Mei 2020, 09:52 WIB

Bibliografi D.D.

21 Mei 2020, 07:43 WIB

Praktik Baik di Masa Pandemik

19 Mei 2020, 10:43 WIB

Jejak Bus Kota Robur di Bandung

16 Mei 2020, 06:00 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X