Lampu Keadilan

- 15 Januari 2020, 11:52 WIB
PRESIDEN Jokowi mengendarai sepeda motor saat kunjungan kerja di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis 19 Desember 2019.* /PUSPA PERWITASARI/ANTARA

TILANG  (penindakan langsung) terhadap Eliadi yang tengah mengendarai sepeda motor dan tidak menyalakan lampu utama berbuntut panjang.

Mahasiswa Fakultas Hukum UKI Jakarta tersebut menggugat pasal yang mewajibkan pengendara sepeda motor menyalakan lampu utama, atau daytime running light (DRT), pada siang hari (Pasal 197 ayat 2 dan Pasal 293 ayat 2) ke Mahkamah Konstitusi dan menuntut agar dihapuskan.

Apa dasar keberatan Eliadi? Inilah yang belakangan mengundang kontroversi dan menyita perhatian publik.

Eliadi tidak terima dirinya ditilang, karena menurutnya, Joko Widodo pernah melakukan hal serupa namun tidak ditilang.

Baca Juga: Razia LGBT di Depok Dinilai Sebagai Dagangan Politik Mohammad Idris untuk Pilkada 2020

Baca Juga: Setelah Dialog dengan Mahasiswa yang Diusir dari Asrama Wyata Guna, Uu: Pemerintah Sudah Berikan Tenggang Waktu

Pasal tentang kewajiban menyalakan lampu utama sepeda motor saat dikendarai siang hari dianggap telah diberlakukan diskriminatif.

Hukum perkasa terhadap mahasiswa, namun lumpuh di hapadan Presiden. Begitu kira-kira moralitas hukum yang digugat Eliadi.

Menurut catatan detikcom, apa yang dirujuk Eliadi adalah tindakan Joko Widodo mengendarai sepeda motor dari Jalan Sudirman, Kebun Nanas, Tangerang, Banten pada Minggu 4 November 2018, pukul 6.20 WIB.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Pikiran Jurnalis

25 Oktober 2020, 17:43 WIB

Sekarang KPK sudah Menjadi Biasa Saja

21 Oktober 2020, 09:58 WIB

Membaca Bandung

14 Oktober 2020, 08:31 WIB

Seni Mengarungi Ombak

3 Oktober 2020, 07:40 WIB

Sepak Bola Membunuh Kita

28 September 2020, 11:04 WIB

Wabah menurut Dokter Cipto

24 September 2020, 07:19 WIB

Marketing Odading

20 September 2020, 13:21 WIB

Selisik Jurnalistik

17 September 2020, 06:00 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X