Kamis, 4 Juni 2020

Hadé Gogog

- 14 Januari 2020, 12:27 WIB
THE Friend karya Sigrid Nunez.* /AMAZON

GOGOG adalah tiruan bunyi dalam bahasa Sunda buat suara anjing. Kalau orang Sunda ogah memakai kata anjing, terutama ketika berbicara dengan gaya kekanak-kanakan, biasanya gogog jadi sebutan alternatif. Tiruan bunyi jadi nama diri.

Sebutan anjing, dalam sejumlah dialek Sunda, sesungguhnya telah jadi kata ganti orang pertama, kedua, dan ketiga, baik tunggal maupun jamak.

Variannya adalah ajig, anjir, anjis, dan anjrit. Itu biasa dipakai dalam perbincangan akrab. Kalau situasinya tidak akrab, sebutan anjing jadi kata seru bernada umpatan.

Baiklah, dengan leksikon itu, perkenankan saya mengomentari sebuah cerita sedih. Cerita yang saya maksudkan adalah novel The Friend karya Sigrid Nunez.

Baca Juga: Filsafat Bobotoh

Baca Juga: Setahun Buku Sunda

Patut dicatat, semua tokoh cerita dalam novel ini tidak kita ketahui namanya, kecuali satu, yakni seekor anjing bernama Apollo.

Sedihnya di mana? Pertama-tama, saya telat mengetahui novel itu. Itu kan menyedihkan. Pertama kali terbit pada 2018, novel itu baru saya baca beberapa pekan lalu.

Itu pun karena toko buku impor yang tak jauh dari rumah kami di Bandung memberikan korting menjelang akhir tahun.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Wajah Bertopeng

3 Juni 2020, 16:59 WIB

Mendadak New Normal

1 Juni 2020, 08:55 WIB

Madah Persapuan

28 Mei 2020, 06:00 WIB

Ketika Budak Menjadi Raja

26 Mei 2020, 09:52 WIB

Bibliografi D.D.

21 Mei 2020, 07:43 WIB

Praktik Baik di Masa Pandemik

19 Mei 2020, 10:43 WIB

Jejak Bus Kota Robur di Bandung

16 Mei 2020, 06:00 WIB

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X